Bismillahirrahmanirrahim
Piala Dunia baru saja berakhir dan menghasilkan juara dunia BARU, akhirnya setelah melewati pertandingan final yang menegangkan melawan Belanda, La Furia Roja akhirnya membuktikan diri bahwa mereka memang pantas menyandang gelar sebagai Juara Dunia baru berkat gol semata wayang dari Andres Iniesta, yang mana gol satu-satunya itu juga menciptakan rekor sebagai GOL TERLAMA yang tercipta di final Piala Dunia yaitu pada menit ke 116, jadi saya ucapkan selamat deh buat SpanyoL !
Banyak sekali hal yang menarik terjadi di Piala Dunia 2010 ini, salah satu yang tentunya menyita perhatian dunia adalah kemampuan Paul "Si Gurita" yang berhasil menebak dengan sempurna 7 pertandingan Tim Panser Jerman Plus Partai Final Piala Dunia yang mempertemukan antara Belanda dan SpanyoL.
Banyak orang yang bilang kalau kemampuan Paul "Si Gurita" itu cuma kebetulan (termasuk saya), tapi ada juga yang bilang kalau sebenarnya Paul itu suka dengan warna yang terang seperti warna kuning yang ada di bendera negara Jerman dan Spanyol, kalau untuk alasan kedua ini saya kurang sepakat soalnya coba perhatikan tabel pertandingan jerman di bawah ini :
Terlepas dari apakah Paul "Si Gurita" betul-betul mendapatkan anugerah lebih dari Tuhan sehingga bisa meramalkan hasil pertandingan atau ini hanya sebuah kebetulan saja, saya salut dengan Paul "Si Gurita" ini karena walaupun ia mendapatkan ancaman akan "digoreng" atau "direbus" dengan orang-orang yang tidak suka dengan ramalannya ia tetap berpegang teguh pada pilihannya, sepertinya orang-orang di Negara kita perlu belajar dari Paul "Si Gurita" mengenai hal ini.
Kenapa saya lalu mengangkat membuat postingan ini "belajar dari Paul" karena saya ingin kita semua belajar dari ke-independen-an Paul "Si Gurita", sekalipun ia tinggal di Jerman ia tidak selalu mengunggulkan Jerman di setiap ramalannya, hal ini khususnya buat tim survey yang "berseliweran" di daerah saya.
Karena saat ini kebetulan di daerah saya sedang ada pemilihan kepala daerah dan yang bikin pusing itu adalah tim survey yang datang ke daerah ini untuk melakukan survey siapa kira-kira pemenang Pemilukada, setiap tim survey yang datang untuk melakukan survey "katanya", hasilnya berbeda-beda, tim survey A yang datang katanya yang menang si B, datang lagi tim survey yang S katanya yang menang si D, sudah itu dimuat pula di media, kita ini yang hanya orang awam kan jadi pusing, sebenarnya tim survey ini lakukan survey dimana, kok bisa survey nya dilakukan di satu daerah, dengan kemungkinan orang yang disurvey sama, tapi hasilnya beda-beda.
Hingga saya mendengar sebuah komentar dari tetangga saya yang bilang, "hasil survey itu jangan dipercaya, mereka-mereka itu datang kan karena di biayai sama salah satu calon, jadi siapa saja yang biayai mereka datang itu yang dimenangkan di hasil survey", disitulah baru mulut saya terbuka lebar sambil bilang "O..o.." ternyata tim survey yang datang ini tidak betul-betul independen, siapa yang bisa "kasih makan" dia yang dimenangkan di survey,
Kata tetangga saya lagi "itu cuma untuk pengaruhi suara di masyarakat, jadi ndak usah dipercaya, lebih baik percaya sama Paul "Si Gurita" daripada sama mereka-mereka".
Nah sobat-sobat sekalian, kira-kira kalau gambar di bawah ini Paul "Si Gurita" pilih yang mana yah :
Seandainya Paul "Si Gurita" masih muda dan mau menunggu sampai 2014, ada baiknya kita datangkan dia buat meramal kira-kira siapa yang jadi Presiden Indonesia selanjutnya, karena Paul "Si Gurita" adalah "Tim Survey" yang paling independen dari semua yang independen.
Salam Hangat Putra Sawerigading

