
sumber gambar : kaskus
Bismillahirrahmanirrahim
Diceritakan pada suatu hari ada seorang manusia yang diberikan keistimewaan untuk bisa bertemu dengan Tuhan, maka ketika pertemuan itu berlangsung terjadilah sebuah pembicaraan antara manusia tersebut dengan Tuhan-nya.
Singkat cerita, kemudian Tuhan bertanya kepada manusia tersebut mengenai apa yang di inginkan oleh manusia tersebut.
"Wahai hamba Ku, sebutkanlah satu keinginanmu yang ingin aku penuhi, cukup satu saja jadi sebaiknya kau pikirkan matang-matang sebelumnya",
ujar Tuhan.
setelah berpikir sejenak, maka manusia yang beruntung tadi ini kemudian berkata,
"Aku hanya ingin kau Tuhanku, memberi tahu aku setahun sebelum engkau sudah ingin mengambil kehidupan yang kau berikan kepadaku"
"Baiklah, kalau begitu silahkan kau kembali ke dunia, jika akan tiba saat kematianmu, aku akan memberitahu mu"
tutup Tuhan mengakhiri pembicaraan.Akhirnya manusia beruntung tadi ini kembali ke dunia, dengan perasaan senang tentunya karena dia sudah berhasil meminta Tuhan untuk memenuhi keinginannya tadi -memperingatkan ia- setahun sebelum Tuhan mencabut nyawanya.
Karena yakin bahwa Tuhan pasti tidak akan ingkar janji, maka ia pun mulai berpikir bagaimana ia mengatur hidupnya sehingga ia bisa merasakan kesenangan di dunia dan juga kesenangan ketika ia kelak meninggal -masuk surga-. Toh dia punya waktu satu tahun sebelum kematiannya yang bisa ia gunakan untuk bertaubat, sebelum meninggal.
10 tahun sejak pertemuan itu, dia isi dengan mencoba mencari uang yang banyak untuk bisa memuluskan impian kehidupan dunianya, segala cara pun ditempuhnya, tidak lagi membedakan halal-haram, asal bisa mendapatkan uang semua ia lakukan.
20 tahun berlalu, ketika uang yang didapatkan dari praktek yang tidak jelas sudah terkumpul banyak, ia kemudian menggunakan uang tersebut untuk hidup foya-foya, minuman keras, narkoba, sampai perempuan seolah sudah menjadi hal yang biasa dalam hidupnya.
30 tahun kemudian, ia sudah mulai berpikir, kenapa Tuhan belum mengingatkannya ? tapi itu dengan cepat hilang dari ingatannya, toh Tuhan tidak mungkin ingkar janji, Tuhan pasti akan datang memberi tahunya, kehidupan penuh maksiat pun terus dijalaninya.
Tepat ketika dia merayakan Ulang Tahunnya yang ke 65 Tahun, tanpa ada peringatan dari Tuhan, malaikat pencabut nyawapun datang merenggut kehidupannya, rupanya Tuhan ingkar janji ???
Akhirnya tibalah orang ini di kehidupan akhir, dan kembali bertemu dengan Tuhan, tentu saja tanpa basa-basi dia langsung melayangkan protes kepada Tuhan,
"Tuhan, kenapa kau ingkar terhadap janji yang pernah kau janjikan padaku, kenapa kau mengambil kehidupanku tanpa peringatan sebelumnya, padahal kau sudah berjanji akan memberi tahu aku setahun sebelumnya, ini tidak adil Tuhan, aku sangat dirugikan dalam hal ini, karena aku belum sempat bertaubat ketika kau mengambil semuanya dariku"
"Benarkah aku tidak memberitahumu ?"
"Tidak sama sekali Tuhan, kau telah ingkar janji !!!"
"Kau salah, aku telah memperingatkanmu, bahkan bertahun-tahun sebelum aku memperintahkan malaikat pencabut nyawa melaksanakan tugasnya"
"Rambutmu yang dulu hitam, sedikit demi sedikit berubah menjadi putih"
"Gigimu yang dulu begitu kuat, satu persatu tercabut dan tidak tumbuh lagi"
"Tulang-tulangmu yang dulu begitu kuat menopang tubuhmu, sedikit demi sedikit aku lemahkan"
"Tidakkah kau menyadari itu ? lalu siapa yang kemudian salah dalam hal ini, aku yang tidak memperingatkan atau kau yang tidak peka terhadap peringatan yang sudah ku berikan kepadamu"
Jelas Tuhan"Saya pernah mendengar cerita ini dari seorang om saya, cuman saya belum pernah membaca secara langsung, dan juga saya tidak begitu ingat cerita versi om saya itu, soalnya sudah begitu lama, jadi saya hanya mencoba untuk sedikit merangkai, dan mudah-mudahan bisa dimengerti maksudnya" Salam Hangat Putra Sawerigading