Recent Posts

Selasa, 23 Maret 2010

AKU CINTA INDONESIA



Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillah, setelah sekitar 15 hari "CUTI" untuk menulis di blog kesayanganku ini, saya bisa menulis kembali dengan membawa semangat CINTA INDONESIA. Semangat yang rasanya saat ini perlu sedikit dibangkitkan kembali, khususnya bagi kalangan Pemuda-Pemudi Indonesia, yang kelak akan menjadi penerus perjuangan Bangsa. Sekalian mau mengucapkan Selamat Melaksanakan Ujian Akhir Nasional buat adik-adik Sekolah Menengah Atas, semoga Ujian bisa dikerjakan dengan baik dan lulus dengan nilai yang baik pula, Amin.

Cinta sebuah kata yang bagi orang-orang "yang bukan orang-gak tahu apa namanya" identik dengan rasa suka kepada seseorang, rasa suka yang amat sangat dalam kamus besar bahasa Indonesia inilah yang disebut dengan CINTA. Nah sekarang bagaimana sehingga rasa suka yang amat sangat ini kita wujudkan ke dalam kehidupan berbangsa dan bertanah air ? Kita tidak perlu berpikir jauh-jauh mengenai bagaimana caranya, cukup melakukan hal-hal yang mungkin bagi sebagian orang kecil akan tetapi hal itu sudah menunjukkan kecintaaan kita kepada Indonesia.

Menurut hasil pertapaan saya justru hal-hal kecil semacam inilah yang bisa memupuk rasa cinta kita terhadap tanah air Indonesia.

Cinta Produk Indonesia
Rasa cinta terhadap tanah air dapat kita wujudkan dengan mencintai produksi dalam negeri apapun itu, mau itu Kaos, Kosmetik sampai barang-barang elektronik. Rasanya buatan Indonesia masih lebih bagus, jadi buat apa beli barang-barang luar. Bahkan menurut yang pernah saya baca, banyak barang-barang Indonesia yang diekspor ke luar negeri lalu disana orang Indonesia sendiri yang membelinya terus dibawa lagi ke Indonesia. Katanya produk luar negeri, padahal aslinya barang Indonesia juga, hal ini membuktikan bahwa produk buatan negara kita dari segi kualitas masih lebih bagus dibanding negara lain..


Rasa cinta terhadap produk dalam negeri ini juga bisa membantu negara kita dalam menghadapi ACFTA (Asean China China Free Trade Agreement) yang sudah diberlakukan sejak Januari 2010 yang mana menurut sebagian orang merupakan kado pahit bagi negara kita. Dikatakan kado pahit sebab dengan adanya Kesepakatan Perdagangan Bebas ini bisa mengancam produk buatan dalam negeri, sebab bisa jadi produk kita kalah bersaing di pasaran dengan produk China yang terkenal dengan harganya yang murah. 

Oleh karena itu dengan membeli produk buatan dalam negeri kita bisa menjadikan produk-produk ini sebagai tuan rumah di negeri kita sendiri, lagi pula kalau dilihat dari segi kualitas sekali lagi k.u.a.l.i.t.a.s buatan Indonesia masih lebih di atas.

Cinta Rupiah
Masih ingatkan potongan lagu ini : aku cinta Rupiah biar dollar dimana-mana, aku suka Rupiah karena ku anak Indonesia. Jangan Mengaku-ngaku anda orang Indonesia kalau sampai saat ini anda belum menghargai Rupiah sebagai mata uang kita, seperti yang pernah saya posting DISINI.

Dari tindakan kecil seperti itu kita sudah bisa dibilang menghargai uang kita -rupiah-, nah kalau sudah bisa menghargai kita juga pasti akan sayang dan cinta sama Rupiah, cinta yang saya maksud disini bukan cinta uang "Mata Duitan" tapi lebih kepada bagaimana kita bisa lebih meninggikan rupiah dibanding mata uang lain walaupun kenyataannya nilai rupiah tidak begitu Oke.

Cinta Budaya Indoensia
Semua sudah tahu kan betapa kayanya bangsa kita akan Kebudayaan, bayangkan saja di Indonesia ada sekitar 230 suku -ini kata om wiki- yang mana dari 230 suku itu memiliki kebudayaan yang berbeda-beda antara satu dengan yang lain.

Saya sedikit heran dengan anak-anak muda jaman sekarang yang lebih membanggakan-banggakan budaya orang lain dibanding dengan budaya bangsa kita sendiri, arus globalisasi yang mengalir begitu kencangnya menyebabkan mereka tidak mampu lagi untuk menyaring kebudayaan-kebudayaan dari luar yang terkadang bertentangan dengan budaya asli Indonesia, dan yang lebih anehnya lagi banyak yang bilang kalau kebudayaan kita itu kuno dan tidak sesuai lagi dengan pergaulan anak jaman sekarang. 

Ada banyak cara yang sebenarnya dapat ditempuh untuk melestarikan kebudayaan bangsa kita. Misalnya saja, di kampus saya tercinta STKS Bandung setiap hari Jum'at mahasiswa dan seluruh penghuni kampus disarankan untuk menggunakan Batik, walaupun masih pada batasan "disarankan" tapi ini sudah menjadi salah satu cara yang baik untuk melestarikan batik kita, sehingga tidak terkesan kalau Batik itu hanya digunakan kalau ada kondangan, tetapi dapat digunakan kapan saja dan dimana saja.

Nah terakhir sebelum mengakhiri postingan kali ini saya mau Memarkirkan Award yang saya dapatkan dari Mbak Ria ini dia awardnya :



Saya ucapkan terima kasih kepada Mbak Ria atas awardnya ini, sekalian mau mengucapkan Mohon Maaf Yang Sebesar-Besarnya Karena Terlambat Memajang Awardnya.

Salam Hangat Putra Sawerigading

Minggu, 07 Maret 2010

HARGAILAH UANG KITA !!!



Bismillahirrahmanirrahim

Pernahkah anda melihat uang kita (Rupiah) yang dicoret-coret, penuh tambalan-tambalan tidak jelas disana-sini, atau yang paling sederhana uang Rupiah yang diremas-remas tidak jelas ??? saya rasa anda semua pasti pernah menyaksikan ini.., "KEJAHATAN" terhadap uang seperti ini biasanya kita temukan pada uang-uang dengan Nominal kecil seperti uang 1000 rupiah dan 5000 rupiah.., selain itu ada juga "KEJAHATAN" terhadap uang dengan Nominal yang besar seperti uang 100 ribu rupiah dan 50 ribu rupiah.., walaupun kejahatannya tidak "SEKASAR" uang dengan Nominal kecil tadi.., "misalnya dengan meng-hakter (di stapler) uang tersebut" hal-hal seperti ini tentunya sudah menunjukkan betapa kita tidak menghargai uang kita.

Coba anda bandingkan dengan uang-uang dari luar negeri terutama untuk uang Dollar Amerika.., apakah ada uang seperti itu yang beredar di pasaran.., jawabannya pasti tidak, sebab akan sulit rasanya menggunakan uang tersebut karena pasti tidak akan diteria.., tapi coba bandingkan dengan uang kita "RUPIAH" sekalipun telah dicoret-coret atau ditambal-tambal sekalipun kalau hanya untuk digunakan berbelanja di penjual sayur atau warung kelontong.., rasanya masih besar harapan uang tersebut untuk diterima.

Walaupun masih laku dan diterima oleh para penjual saya rasa perbuatan mencoret-coret uang atau meremas-remasnya bukanlah perbuatan yang baik dan patut untuk ditiru.., pertama uang itu bukan BUKU TULIS.., lalu kenapa harus dicoret-coret.., toh kalau mau menulis masih banyak media lain yang pastinya lebih bagus daripada sekedar menulis di lembaran Uang., kedua uang itu bukan spons loh yang harus diremas-remas biar menghasilkan busa (seperti iklan saja).., kalau memang anda hobby meremas-remas anda dapat menyalurkannya ke dalam kegiatan yang lebih bermanfaat misalnya (menjadi bintang iklan) membantu orang di rumah untuk memeras kelapa untuk dijadikan santan.,

Sebenarnya hal ini sesuatu yang mungkin menurut sebagian orang adalah hal yang sederhana.., atau bahkan tidak penting sama sekali.., tapi menurut saya justru hal ini sangatlah penting.., bagaimana tidak.., dengan TIDAK MENGHARGAI uang kita.., itu berarti kita tidak menghargai bangsa kita.., sebabnya uang yang beredar sekarang kebanyakan bergambar PAHLAWAN INDONESIA.., misalnya saja di Uang Rp. 1000 yang bergambar Kapitan Pattimura.., nah kalau kita mencoret-coret uang ini.., apalagi sampai mengenai gambarnya.., ini sama saja kalau kita tidak menghargai jasa pahlawan kita.., Bukankah "Bangsa Yang Besar adalah Bangsa Yang Menghargai Jasa Pahlawannya"..,

Selain alasan menghargai jasa Pahlawan ini.., ada juga fakta yang mencengangkan yang saya dapatkan disini disitu dijelaskan kalau sekitar Rp5 miliar uang dimusnahkan Bank Indonesia Cabang Kediri karena rusak, termasuk karena penuh coretan, LUAR BIASA.., jumlah yang banyak bukan.., hanya karena ulah sebagian orang yang tidak bertanggung jawab uang sebesar itu terpaksa dimusnahkan karena dianggap sudah tidak layak untuk beredar.., dan yang patut teman-teman ketahui kalau biaya yang diperlukan untuk mencetak uang itu tidaklah sedikit.., dan sebagian dari kita malah "MELAKUKAN KEJAHATAN" terhadap uang-uang itu.

Padahal menurut yang saya baca.., orang-orang yang terbukti melakukan perusakan termasuk orang-orang yang mencoret-coret uang dapat dikenakan SANGSI.., jadi bagi anda yang pernah mencoret-coret uang., sebaiknya segeralah bertobat dan tidak melakukan hal ini lagi.., Hargailah Uang Kita.., sebab kalau bukan kita sendiri yang menghargainya siapa lagi yang akan menghargai uang kita.., toh itu uang kita sendiri..,

Mulai sekarang kalau teman-teman mendapati uang yang sudah rusak segera saja tukarkan di Bank dan beritahu siapa saja yang mau mendengarkan anda.., untuk menghargai uang kita dengan tidak lagi melakukan gerakan "Mencoret-Coret dan Meremas-Remas Uang".., satu hal lagi sebelum saya mengakhiri postingan ini "buat teman-teman yang sekarang punya uang di dompetnya dan uang tersebut kusut.., segera ambil uangnya dan setrika sampai mulus kembali"..,

Oh iya sekalian mengumumkan kalau saya dapat award yang sangat cantik dari dua sahabat terbaik saya.., awardnya kebetulan sama.., dari Mas Hendro (berita untuk negeri) dan dari bunglon blog.., ini dia awardnya :




Saya ucapkan terima kasih kepada kedua sobat saya yang baik hati ini.., karena sudah memberikan kepercayaannya kepada saya.., semoga award ini bisa menambah jalinan persahabatan kita..,

Salam Hangat Putra Sawerigading