Recent Posts

Senin, 20 September 2010

JENDERAL SEMALAM

Lomba Menulis Mimpi


Bismillahirrahmanirrahim

Jenderal : bagaimana zombie-zombie itu ? apa mereka sudah masuk ke halaman ?
Kopral : iya pak, sekarang dia sudah ada di depan, mereka sekarang berhadapan dengan benteng kacang yang kita pasang.
Jenderal : kamu pasang kacang yang mana ?
Kopral : maaf pak, karena kacang yang besar harganya mahal jadi kami memasang yang kecil saja.
Jenderal : memangnya produksi emas kita belum cukup buat membeli kacang-kacang besar itu ?
Kopral : belum pak, soalnya bunga matahari untuk produksi emas kita tinggal sedikit, zombie-zombie yang terbang berhasil mengambilnya pak.
Jenderal : okelah bertahan saja sekuat tenaga kita !!!
Kopral : siap pak !!! kalau begitu saya ke lapangan dulu.

Akhirnya terjadilah pertempuran antara tumbuhan di bawah komando Jenderal Awal, dengan para zombie yang terus bertambah jumlahnya di halaman rumah. Setelah pertempuran berlangsung selama 12 jam, Kopral Jono yang merupakan tangan kanan Jenderal Awal kembali melapor.

Kopral : lapor pak, benteng kacang yang kita pasang sudah tidak bisa bertahan lama, sebab jumlah zombie yang datang semakin besar.
Jenderal : berapa lama lagi kacang-kacang itu bisa bertahan ?
Kopral : kalau keadaan begini terus, sekitar 5 jam lagi pertahanan kita sudah ditembus oleh zombie-zombie itu pak.
Jenderal : berapa lagi emas yang tersisa di gudang ? apakah cukup untuk membeli kacang lagi ?
Kopral : jumlah emas masih ada 125 kg pak, untuk membeli kacang masih cukup pak, tapi menurut saya akan lebih baik jika sisa emas kita gunakan untuk meng-upgrade persenjataan kita.

Jenderal : loh.., Kopral !!! kita ini sekarang butuh pertahanan, kenapa anda justru mau menambah senjata !!??
Kopral : begini pak, menurut teori sepakbola modern pertahanan terbaik adalah melakukan penyerangan.
Jenderal : kopral !!! kita ini sedang melawan zombie, bukan sedang main bola !!
Kopral : tapi pak..,
Jenderal : tidak ada tapi-tapian segera lakukan perintah !!!
Kopral : siap pak..

Dengan terpaksa Kopral Jono yang memang terkenal sebagai bawahan yang taat kepada atasannya melakukan apa yang diperintahkan oleh Jenderal Awal, walaupun sebenarnya dia tidak sependapat dengan apa yang dikatakan Jenderal Awal.

Ternyata apa yang dikatakan oleh Kopral Jono memang benar, jumlah zombie-zombie yang bertambah banyak tidak di imbangi dengan jumlah persenjataan yang ada, akibatnya bisa ditebak zombie-zombie yang semakin banyak berhasil menembus benteng kacang yang sudah dipasang atas petunjuk Jenderal Awal, akibatnya pasukan yang ada di baris terdepan seperti kacang polong, semangka, melon dan kubis akhirnya lari tunggang langgang menghilang tanpa jejak.

Sekarang halaman sepenuhnya dikuasai oleh zombie-zombie, sedangkan di dalam rumah yang juga sebagai pusat komando tinggallah Jenderal Awal dan Kopral Jono.

Jenderal : baiklah Kopral, sekarang kita sudah kalah. Dengan sangat terpaksa kita harus menyerahkan diri kepada zombie-zombie itu.
Kopral : iya pak, tapi saya punya ide pak, bagaimana kalau kita bernegosiasi dengan zombie-zombie itu, agar memakan otak salah satu dari kita saja.
Jenderal : ide yang bagus Kopral, tapi apakah mereka mau ?
Kopral : kita coba saja dulu pak.
Jenderal : lalu kalau mereka setuju, siapa yang akan diberikan otaknya kepada zombie-zombie itu ?
Kopral : sebagai pengabdian terakhir saya, Ijinkan saya untuk menyerahkan otak saya kepada zombie-zombie itu.

Jenderal Awal merasa senang dengan apa yang dikatakan oleh Kopral Jono, sebab itu artinya ada kemungkinan dia akan selamat, kalau zombie itu mau bernegosiasi. Tapi disisi lain dia juga terharu dengan pengorbanan Kopral Jono untuk dirinya.

Akhirnya mereka berdua keluar dari rumah, dengan tujuan untuk bernegosiasi dengan zombie-zombie yang ada di halaman, mereka pun meminta untuk bicara dengan pemimpin zombie, dengan Kopral Jono sebagai juru bicara mewakili Jenderal Awal.

Kopral : Mr. Gargantuar, kami mohon salah satu dari kami untuk dibebaskan, sebagai imbalannya secara sukarela salah satu dari kami akan menyerahkan diri.
Pemimpin Zombie : Baiklah Kopral, kami akan melepas salah satu dari kalian, anggap saja itu hadiah dari kami, karena anda dan pasukan anda tidak becus dalam menghadapi kami, sehingga kami dengan mudahnya masuk ke halaman kalian. Ini karena anda semua pasti tidak taat dengan strategi yang diminta oleh Jenderal Anda, Ha Ha Ha
Kopral : (dengan suara kecil) justru karena kami pakai strategi Jenderal kami sampai keteteran begini.
Pemimpin Zombie : Apa ini strategi Jenderal anda ?? bodoh sekali Jenderal anda itu, Ha Ha Ha
Kopral : Loh kok anda bisa mendengarnya ?? saya kan bicaranya pelan.
Pemimpin Zombie : Ha Ha Ha.., saya ini Zombie Kopral, sekecil apapun suara anda saya bisa dengar.

Jenderal Awal hanya bisa senyum-senyum kecut mendengar apa yang dikatakan oleh Mr. Gargantuar.

Pemimpin Zombie : Jadi siapa yang akan menjadi santapan saya saat ini ??
Kopral : Dengan segala hormat, saya menyerahkan diri saya Mr. Gargantuar
Pemimpin Zombie : Saya tidak mau makan anda Kopral, Anda itu orang yang pintar jadi otak anda sudah berisi banyak, saya butuh otak yang masih segar dan kosong, seperti otak Jenderal Anda, Ha Ha Ha
Kopral : Tapi..,
Pemimpin Zombie : tidak ada tapi-tapian..., saya sudah lapar !!!

Mr. Gargantuar pun mendekati Jenderal Awal dan bersiap memakan otak dari Jenderal Awal, sampai akhirnya...,


SAYA TERBANGUN !!! Arrrggggh Saya Cuma Mimpi !!!


He he.., ternyata yang tadi cuma mimpi saya, walaupun mimpinya tidak persis begitu tapi saya memang beberapa waktu yang lalu mimpi berperang melawan zombie-zombie, mungkin ini karena saya sedang keranjingan main game Plants Versus Zombie, he he.., Percakapan-Percakapan diatas hanyalah fiktif belaka, sebab mimpi saya sebenarnya saya tidak bisa mengingatnya secara persis, yang saya ingat cuman saya Perang Lawan Zombie dan Otak Saya dimakan Zombie..,

Oh iya, tulisan ini saya ikutkan dalam "Lomba Menuliskan Mimpi Terindah atau mimpi Terburuk yang pernah Anda Alami", yang diadakan oleh Bang Munir Ardi dalam rangka memperingati Ulang Tahun blognya yang pertama Berpikir Positif.

Salam Hangat Putra Sawerigading

14 Komentar:

Berpikir Positif mengatakan...

wah mimpinya mengerikan banget sekaligus ada unsur joke serta sentilannya, makasih sobat atas keikutsertaannya sekarang saya akan masukkan di daftar peserta

aan mengatakan...

seru menarik sob...mbacanya seolah olah berada di TKP bersama zombie2 itu..ok sukses slalu smoga menang hehe

Awaluddin Jamal mengatakan...

@ Bang Munir.., iya bang.. terima kasih..,

@ Aan.., terima kasih sobat.., Amin.., :D

Cuirast mengatakan...

Awokakaka, bisa sampe kebawa mimpi gitu bro.....

Wah udah adict ya lu?

Hahaha

mampir n komen balik ya bro

Cannes luxury villa mengatakan...

Saya tidak mau makan anda Kopral, Anda itu orang yang pintar jadi otak anda sudah berisi banyak..

four dreams mengatakan...

aku juga lagi nulis nih sob :))

Willyo Alsyah P. Isman mengatakan...

semoga sukses ya lombanya

i-Vonz mengatakan...

bagus juga tulisannya,,, wartawan ya ??

watch vampire diaries online

Awaluddin Jamal mengatakan...

@ Cuirast.., he he.. iyah nih sob., ini mungkin karena keseringan mainin game itu.. :D

@ Cannes luxury villa.., hmmm

@ 4dreams.., selamat menulis !!! :D

@ Mas Will.., iya mas.., semoga.., he he

@ i-Vonz.., ha ha.. bukan sob, terima kasih..,

four dreams mengatakan...

JENDRALLLL !!!
izin follow yaaa :D
kalo berkenan follow balik yaa :))

Bunglon Blog Indonesia mengatakan...

wah²..serem juga sob ceritanya hehe
semangat untuk berkarya semoga berhasil dalam lombanya
Sukses Slalu!

Lulu mengatakan...

wah!!! bahaya zombie-zombie mngintai!!!
saya bacanya sambil cekikikan mas lucu bangt!!

salam knal =)

Awaluddin Jamal mengatakan...

@ 4dreams.., siap.. saya akan segera follow balik..

@ Bunglon.., he he.. pemenangnya sudah keluar sob.., sayangnya belum saatnya saya menang.. hehe

@ Lulu.., he he.. terima kasih

Muhni mengatakan...

Mantap sekali tawwa tulisannya...

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar anda jika berkenan, apapun komentar anda pahit, asam, asin, pedas apalagi kalau yang manis akan saya terima dengan lapang dada.

KALAU MENINGGALKAN KOMENTAR, HENDAKNYA MENINGGALKAN JEJAK ANDA

Jejaknya bisa URL web atau blog, ataukah alamat e-mailnya, sehingga jika ada pertanyaan bisa dibalas ke tempat yang jelas.