Recent Posts

Jumat, 18 Maret 2011

MR. PERFECT, I HATE YOU !!!

jengkel sama Mr. Perfect
sumber gambar : kampungtki.com


Pernahkah anda bertemu dengan orang yang cuma mau dimengerti, tapi tidak mau mengerti orang lain ? sangat tidak menyenangkan bertemu dengan orang seperti ini. Rasanya seribu rasa tidak enak bercampur menjadi satu, serba salah dan serba tidak enak.

Inilah yang sekarang saya alami, disini ditempat ini -tempat merangkai tulisan ini- sebut saja nama dari orang ini Mr. Perfect, sepertinya otak saya ini sudah penuh dengan uneg-uneg negatif tentang orang ini, daripada otak saya meledak karena menyimpan uneg-uneg ini sendiri, lebih baik saya bagi disini, siapa tahu ada yang bisa memberi saran.

Ada banyak hal yang saya tidak suka dari Mr. Perfect ini, saya akan mencoba untuk menguraikannya, semoga setelah ini saya bisa merasa lebih plong.

Pertama, Mr. Perfect ini orangnya sok bersih sekali, setiap kali dia datang ke kamar dia akan selalu marah-marah, bilang ini kurang bersilah, itu kurang rapilah, ingin rasanya saya berteriak "woy.. lihat di bawah ranjangmu.. itukah yang dibilang bersih dan rapih", dia selalu merasa dia yang membersihkan dan merapikan kamar, padahal kalau dia masih molor di pagi hari -maklum, Mr. Perfect ini orangnya tukang molor- saya juga yang membersihkan kamar, bahkan bisa dibilang itu rutin saya lakukan tiap pagi !!!

Kedua, Mr. Perfect ini juga suka marah-marah tidak jelas, kenapa saya bilang tidak jelas, dia ini kalau marah tidak pernah menunjuk spesifik ke satu orang, yah secara tidak langsung pasti orang lain yang mendengar pasti merasa tersinggung lah, mestinya -kalau saya bilang- itu kalau mau marah tunjuk hidung orang yang menjadi sasaran tembak, biar jelas masalahnya jangan malah seolah-olah menyalahkan semua orang, atau Mr. Perfect takut yah ???

Ketiga, Mr. Perfect ini suka pakai barang orang lain tanpa ijin, tapi kalau barang dia yang dipakai sama orang walah nyinyir nya minta ampun deh, saya seringkali menjadi korban "keganasannya", makanya kalau jengkel saya lagi datang, semua barang saya sembunyikan dalam lemari, biar si Mr. Perfect ini gak bisa pakai, dibilang pelit tidak juga, soalnya kalau buat teman sekamar yang lain saya kasih kok, jadi bisa dibilang pelitnya cuma sama si Mr. Perfect ini.

Keempat, Seperti yang saya bilang di awal, Mr. Perfect ini sama sekali tidak mau mengerti orang lain, contohnya dia terkadang putar musik keras-keras dengan jenis lagu musik dugem, maklum saja Mr. Perfect ini kan anak Geol gitu, jadi sukanya yah lagu-lagu dugem gitu, bagi saya sih tidak masalah mau keras bagaimana pun musiknya, asal waktunya itu disesuaikan, putar musik kayak gini kalau ada teman kamar yang lagi tidur kan namanya kurang ajar !! Padahal seingat saya, tidak pernah sama sekali teman yang lain melakukan hal seperti ini, apalagi kalau si Mr. Perfect ini masih asik molor.

Kelima, Suara Mr. Perfect ini kalau saya bilang sih masih mending dengerin kaleng yang dipukul sembarangan, tapi dasar orang gak tahu malu dia malah suka nyanyi-nyanyi dengan suara keras, bikin gendang telinga serasa mau pecah, saya paling jengkel kalau saya lagi nonton atau lagi dengar musik, si Mr. Perfect ini malah mengeluarkan suara emasnya itu.

Masih banyak lagi yang sangat saya tidak sukai -begitupun mungkin- dengan teman yang lain sekaitan dengan tingkah laku Mr. Perfect ini, tapi lagi-lagi dengan mengedepankan toleransi, saya sama sekali tidak pernah mengemukakan hal ini secara langsung.

Saya juga tidak mengatakan kalau saya lebih baik dari Mr. Perfect ini, tapi sejauh pengalaman hidup bersama di kamar ini, hubungan dengan teman yang lain tetap terjaga dengan baik, meskipun terkadang ada juga hal-hal yang bisa menjadi sandungan tapi selalu bisa dilalui dengan baik.

Mungkin sebentar lagi saya akan mencoba untuk mencari kamar lain, mengingat kelakuan Mr. Perfect ini, sudah sangat membuat saya muak, dan sepertinya dia sudah secara tidak langsung mengusir kami -saya dan teman sekamar lain- untuk meninggalkan kamar ini, mengingat memang dialah penghuni pertama kamar ini, tapi tidak apa-apa semoga Mr. Perfect bisa menemukan teman kamar lain yang lebih baik dan tentu saja lebih bisa memahami Mr. Perfect, kalau kami selama ini dirasa tidak bisa memahami kemauan Mr. Perfect.

"saat menulis ini, Mr. Perfect sedang menelepon pacarnya dan curhat tentang keadaan kamar, sambil terus-terusan menyinggung kami, tekad saya bulat malam ini, saya akan meninggalkan kamar ini, semoga ada yang bersedia menampung"

"sengaja saya tidak menuliskan basmalah di depan postingan kali ini, mengingat apa yang saya tulis kali ini bisa dibilang gibah, walaupun saya tidak secara langsung menyebut orangnya, tapi kan tetap tercatat sebagai -membicarakan orang lain-, dicatat sebagai dosa ? biar Tuhan yang menilainya."

Salam Hangat Putra Sawerigading

11 Komentar:

oghello mengatakan...

salam kenal ya kawand
kt bs saling kunmgjungan blog kawand!!!!!!!!!!!

susisetya mengatakan...

wah yang sabar yach memang susah kalo kita tinggal satu kamar dengan orang lain apalagi yang punya kebiasaan aneh, saran saya kalo berani yach diingatkan secara baik baik dengan kebiasaan jelek dia dengan cara dimusyawarahkan dengan semua penghuni, tapi kalo dianya bebal tinggalin aja dia sendirian dan cari kamar lain atau kita cari kosant ditempat lain..
salam kenal..

moenas mengatakan...

sob mampirlah k4 ane, somse neh...

moenas mengatakan...

perkenalkan domain baru ane neh...

rio mengatakan...

iya w juga low punya temen kaya gitu sebelllllllll BGT, sipp mending pindah aj,,,

zuLHam mengatakan...

kipassss....!!!!

marewa mengatakan...

sdh nikah ato blon? neh si MR. Perpek?.....biasanya kalo masih jomlo bawaannya pasti gini...hehehehe .

salam dunia maya

jay kecenk mengatakan...

pernah sih gan dulu ane punya teman kek gitu, teman se KKN ane semasa kuliah, ribet pokoknya gan

Motivasi

nuansa dynamic views mengatakan...

wah repot kalau dapat orang seperti itu! sekamar lagi!

smp 3 Lembang mengatakan...

wah bikin jengkel banget ya sob orangnya kalau selalu seperti bilang saja gini "eh bisa diam tidak atau mau rahang kamu pindah tempat " dijamin "taemmo nakada" wk wk sorry sob bercanda

Awaluddin Jamal mengatakan...

@ Bang Munir
tae' tonganmo kapang.. ha ha ha..

Poskan Komentar

Silahkan tinggalkan komentar anda jika berkenan, apapun komentar anda pahit, asam, asin, pedas apalagi kalau yang manis akan saya terima dengan lapang dada.

KALAU MENINGGALKAN KOMENTAR, HENDAKNYA MENINGGALKAN JEJAK ANDA

Jejaknya bisa URL web atau blog, ataukah alamat e-mailnya, sehingga jika ada pertanyaan bisa dibalas ke tempat yang jelas.