Recent Posts

Senin, 05 September 2011

SAPI ATAU KANCIL ???


sumber gambar : enviroeduguide.blogspot.com


Makassar Tidak Kasar, Tapi Panas !!!

Salam, lama tak bersua dan menulis di blog ini, banyak momen yang sudah terlewatkan dan saya tidak punya kesempatan untuk menuliskannya di blog ini. Tapi kata Bondan & Fade2Black Ya Sudahlah, toh semuanya tidak bisa di ulangi lagi.

Meskipun agak sangat terlambat sekali sedikit, pada kesempatan kali ini izinkan saya Awaluddin Jamal untuk mengucapkan Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya jika selama ini ada perkataan dan perbuatan saya yang salah, baik itu di dunia maya terlebih di dunia nyata.

Pagi ini saya sedikit dibuat terpana oleh sebuah pernyataan dari vokalis band Last Child ketika ditanya oleh salah seorang host acara musik di televisi tentang beberapa tatto sapi di tubuhnya. Kenapa memasang tatto sapi ? karena menurut dia Sapi itu merupakan binatang bodoh tapi memiliki manfaat yang besar bagi manusia. Mirip-mirip dengan kelapa, hampir semua bagian dari sapi bisa dimanfaatkan, bahkan ee'nya sekalipun.

Sungguh filosofi yang sangat bagus, meskipun saya tidak begitu suka cara mengekspresikannya -melalui tatto- terlepas dari itu saya sangat tertarik dengan apa yang di sampaikan sampai terbayang-bayang dan terbawa-bawa bahkan saat saya mandi, ha ha ha.

Dalam proses perenungan saya di kamar mandi, saya juga kembali teringat dengan cerita zaman saya SD dulu, cerita tentang si Kancil, hewan yang terkenal dengan kecerdikannya tapi juga sangat licik dan juga nakal, masih ingat lagunya kan ?

si kancil anak nakal
suka mencuri ketimun
ayo lekas ditangkap
jangan diberi ampun


Dari pelajaran 2 hewan yang berbeda ini dan melihat kondisi di sekeliling kita saat ini, saya jadi berpikir bahwa masih banyak di antara kita yang mengikuti gaya si Kancil meskipun hanya kadang-kadang. Di televisi juga sering muncul orang-orang seperti ini, mulai dari jaman Soeharto sampai sekarang Nazaruddin, semuanya kayaknya orang yang pintar tetapi juga licik dan licin. he he he

Bukankah Rasulullah pernah berkata sebaik-baiknya manusia disisi Allah S.W.T. adalah yang paling memberi manfaat di antara mereka kepada manusia. Ingat memberi manfaat atau bermanfaat bukan justru memanfaatkan orang lain, apalagi kalau tujuannya bukan perbuatan yang diridhai oleh Allah.

Saya jadi berpikir, lebih baik jadi orang bodoh tapi bermanfaat dari pada menjadi orang pintar tapi justru licik dan hanya "memanfaatkan" orang lain, akan tetapi hati saya langsung menambahkan tapi lebih baik lagi menjadi orang pintar dan bisa bermanfaat bagi orang lain. Bisa dibilang kayak Si Kancil tapi dalam versi baiknya. he he he #kmrmnd2011

Apakah anda punya Sapi atau Kancil di rumah ?

Salam Hangat Putra Sawerigading

9 Komentar:

Nick Salsabiila mengatakan...

waaa...nice analog...hahaha
aku tadi pagi juga sempet liat acara itu di S**V..tapi kok aku ga mikir sampai pada perenungan ini yaa...hahaha
Catatan ini membuat saya tersengat mas..terimakasih ya...mari berlomba menjadi reinkarnasi dr kancil dan sapi..yaitu cerdik..namun bermanfaat...hahaha
Happy aidil fitri yah mas..maaf,,saya udah lama ga saling mengunjungi...^__^

Inggit Inggit Semut mengatakan...

emangnya sapi bodo?
Btw kemane aje om? sepi tau gak s ni blog jadinyeeeemangnya sapi bodo?
Btw kemane aje om? sepi tau gak s ni blog jadinyeee

Awaluddin Jamal mengatakan...

@ Nick
sama-sama mbak.. mohon maaf lahir batin juga..

@ Inggit
kayaknya sih iya.. sapi bodo..
ha ha ha.. habis dari bertapa di bawah pohon tomat
:D

red lobster mengatakan...

mari buat hidup lebih bermanfaat untuk orang lain :)

Gaphe mengatakan...

sebagus apapun filosofi sebuah tatto, kayaknya saya nggak bakalan bikin di badan deh.. hahah..
#apatis duluan

yah, emang bener kalp sebaik2 manusia adalah yang bermanfaat untuk sesamanya.


betewe, dah lama saya ngga mampir sini. Sekalian mumpung masih suasana idul fitri, mohon maaf lahir batin kalo selama ini banyak salah-salah komen dan tindakan yang tidak menyenangkan ^_^

Fitri 'A mengatakan...

entah sapi atau kancil, jadi diri sendiri itu lebih baik.

Maaf lahir bathin...

Awaluddin Jamal mengatakan...

@ red lobster
hayu.. mari..

@ Gaphe
sama-sama mas, mohon dimaafkan juga jika selama ini banyak ke khilafan baik yang disengaja ataupun yang tidak.. :D

@ Fitri'A
iya.. jadi diri sendiri :D

SHUDAI AJLANI (dot) COM mengatakan...

JUJUR.. Saya enggak punya kancil ataupun sapi dirumah huaaaaahaha B)
Yang saya punya cuma bantal guling dan botol kecap O_O

Awaluddin Jamal mengatakan...

@ Shudai
syukurlah.. sesuatu banget.. :D

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar anda jika berkenan, apapun komentar anda pahit, asam, asin, pedas apalagi kalau yang manis akan saya terima dengan lapang dada.

KALAU MENINGGALKAN KOMENTAR, HENDAKNYA MENINGGALKAN JEJAK ANDA

Jejaknya bisa URL web atau blog, ataukah alamat e-mailnya, sehingga jika ada pertanyaan bisa dibalas ke tempat yang jelas.