Recent Posts

Kamis, 15 Maret 2012

ROK MINI, JANGAN MARAH KALAU DILIRIK

rok mini
sumber gambar : advokatku.blogspot.com


“Salahkah aku yang jadi mau karena melihat isi dalam rok-mu, dan kau pun mau saat ku rayu dan kita pun . . .”


Saya tidak mau munafik untuk mengatakan bahwa saya tidak suka melihat perempuan yang memakai rok mini, apalagi jika sudah dipadukan dengan high heels, sepertinya penyuka kaum wanita seperti saya harus berterima kasih kepada orang yang telah menemukan kedua benda ini.

Berulang kali mata saya dimanjakan oleh pemandangan indah ala rok mini, walaupun kadang-kadang juga merasa sewot sendiri ketika pemakai rok mini tidak seindah dengan rok nya, ngerti kan ? yah harus diakui bahwa keindahan rok mini akan optimal jika diiringi pula dengan keindahan si pemakai, boro-boro untuk melihat, melirikpun rasanya tidak akan saya lakukan jika bertemu dengan perempuan yang sepertinya kurang mengerti dengan esensi keindahan rok mini.

Betis mbunting padi, ditambah dengan kulit putih dan mulus, merupakan pemandangan yang bisa disaksikan jika mendapati perempuan indah yang memakai rok mini, kalau anda sedang beruntung tidak menutup kemungkinan bisa melihat lebih jauh ke atas. Kalau pemandangan seperti ini sudah terjadi, rasanya terlalu mubazir untuk disia-siakan, lagi pula saya meyakini kalau sebenarnya para pemakai rok mini ini memang berharap untuk jadi bahan perhatian kok, kalau tidak kenapa juga mesti pakai rok mini di tempat umum, ya toh ?

Walapun kadang-kadang saya juga sewot ketika mendapati perempuan pemakai rok mini yang “hidup segan mati tak mau”, bagaimana tidak, dia sudah tahu bahwa resiko dia memakai rok mini adalah beberapa bagian tubuhnya akan terlihat secara jelas dan tentu saja akan menjadi bahan perhatian kaum lelaki, eh bukannya pasrah saja jadi pemandangan, malah sok di tutup-tutupi lagi, pakai tas-lah, pakai map-lah atau pakai bantal kursi ala Vega Darwanti di Bukan Empat Mata. Maunya saya, kalian kan telah memilih untuk memakai rok mini agar bisa menjadi perhatian, nah mestinya nikmati sajalah perhatian dari kami para lelaki, hitung-hitung memberi hiburan tersendiri bagi kaum lelaki.

Menjadi pemakai rok mini bagi sebagian orang tentu saja bukan paksaan, tapi pilihan. Yah, pilihan untuk menonjolkan kelebihan yang mereka miliki, khususnya bagian paha ke bawah. Mungkin mereka merasa rugi kalau kulit putih nan mulus berkat hasil perawatan mereka tidak ada yang memuji atau paling tidak melihatlah. Kan rugi kalau sudah bayar salon mahal-mahal buat perawatan tapi cuman dilihat dan dikagumi sendiri saja, sama halnya beli berlian tapi cuman jadi bahan pajangan di lemari sendiri.

Meskipun demikian tidak sedikit perempuan yang juga terpaksa memakai rok mini karena tuntutan, seperti mbak-mbak SPG yang berkeliaran di berbagai pusat perbelanjaan, untuk yang ini rasanya perlu untuk digaris bawahi.

Saya sendiri sempat senang, ketika minggu lalu beredar kabar bahwa DPR akan membuat aturan pelarangan untuk memakai rok mini di gedung DPR. Setidaknya saya berharap bahwa suatu waktu aturan ini bisa keluar dari DPR dan meluas di seluruh Indonesia. Tapi ternyata harapan tinggallah harapan, karena banyak sekali pihak yang menentang aturan ini, yang anehnya justru kebanyakan berasal dari kalangan perempuan sendiri, melanggar Hak Asazi katanya. Padahal, kalau harapan saya menjadi kenyataan, paling tidak bisa menyelamatkan mbak-mbak SPG yang menjadi “korban” keharusan ber-rok mini.

Rok Mini, Jangan Marah Kalau Dilirik. Tidak Mau Dilirik, Jangan Pakai Rok Mini.

Mau di apakan lagi, urusan moral orang tidak bisa di sama-ratakan, jadi maaf-maaf saja kalau suatu waktu bertemu saya dan anda menggunakan rok mini, maaf jika mata saya jelalatan, maaf kalau jakun saya naik turun, dan maaf juga kalau yang dibawah ikut-ikutan ber-fluktuasi, seperti harga saham.

"Saya senang melihat perempuan indah dengan rok mini plus high heelsnya, tapi saya akan lebih senang lagi jika ada aturan yang bisa mencegah agar orang-orang yang tidak bisa menjaga diri seperti saya memberi penghormatan tinggi bagi kaum wanita"

Salam Hangat Putra Sawerigading

8 Komentar:

Mr.Usman mengatakan...

SEPAKAT, salam dari penikmat paha murahan yang terlihat Gurih.

indahnya berbagi hal unik mengatakan...

Kadang yang terjadi pake rok mini nggak pd dilihaitin marah-marah. Abis banyak jadinya mas.

Fahrie Sadah mengatakan...

Gak cukup kain ke? Gak takut masuk angin ke? Hehe

Ferdinand mengatakan...

Buatku sih wajar aja klo laki2 normal kaya kita ini tertarik ngeliat mereka, apalagi klo parasnya mendukung, tapi untuk di beberapa tempat, misal kaya di Mall yang rata2 didatengin sama orang2 bule atau oriental buatku sih gak gitu tabu apalagi aneh ngeliat cewe make Rok Mini, soalnya ya emank tiap kesitu pasti pada pake Rok Mini semua dan mereka yang pada make ya juga biasa2 aja haha...

Yayack Faqih mengatakan...

rok mini? selalu menjadi hal yg menarik untuk di bahas, apalagi di warung kopi hehe bakal panen tuh yg jualan kopi.

bagus tulisanya, jakun saya juga tak kuasa bergerak tak sewajarnya :)

Fitriani Jamaluddin mengatakan...

mantap bang !

yadi mengatakan...

rok mini, ya kalau buat orang isalam itu kan ga boleh haram, karna aurat nya keliatan, salam kenal

Budi Sofian mengatakan...

iya ..ya.. saya juga kadang bingung sama wanita yang memakai rok mini, ketika saya coba untuk menikmati apa yang mereka perlihatkan dengan cara melihatnya terus menerus, mereka langsung bereaksi marah, wkwkwkwkwk .... logikanya mereka tidak boleh marah, sebab mereka berpenampilan seperti itukan supaya dilihat laki-laki, pisss .... daster

Poskan Komentar

Silahkan tinggalkan komentar anda jika berkenan, apapun komentar anda pahit, asam, asin, pedas apalagi kalau yang manis akan saya terima dengan lapang dada.

KALAU MENINGGALKAN KOMENTAR, HENDAKNYA MENINGGALKAN JEJAK ANDA

Jejaknya bisa URL web atau blog, ataukah alamat e-mailnya, sehingga jika ada pertanyaan bisa dibalas ke tempat yang jelas.