Recent Posts

Minggu, 27 Oktober 2013

SUMPAH (SAYA MASIH) PEMUDA

 
sumber gambar : karyadi38.blogspot.com

Libur Bukan Liburan...

Besok tanggal 28 Oktober. Artinya, besok adalah hari ke-28 di bulan Oktober. Kalau dirunut pada kejadian 85 tahun yang lalu, itu (juga) berarti besok adalah peringatan hari Sumpah Pemuda. Kalau ada yang tidak tahu apa itu Sumpah Pemuda, saya ingatkan dengan separuh teks-nya : "Kami Putra-Putri Indonesia... (dst),"

Meski besok hari yang dianggap sakral bagi bangsa ini, khususnya para pemuda. Saya tidak akan membahasnya. Sudah ada ratusan atau bahkan ribuan orang yang menuliskan tentang Sumpah Pemuda besok, tentu dengan berbagai perspektif. Salah satu dari perspektif itu (pasti) sudah mewakili pikiran saya.

Saya hanya mau menulis (sesuatu) sesuai dengan judul kita hari ini, Sumpah (Saya Masih) Pemuda. Banyak yang tidak percaya kalau saya masih pemuda atau muda. Alasannya, tentu karena dari segi perwajahan, saya lebih tepat disebut dengan 'om-om' atau bahkan opa-opa.

Makanya, tidak jarang saya harus perang mulut hingga perang urat saraf, jika ada yang bertanya soal keperjakaan #ehh maksudnya kepemudaan saya. Ujung-ujungnya, seringkali saya harus mengeluarkan semua tanda pengenal saya, untuk membuktikan kalau saya adalah generasi 90'an.

Itupun, tidak sedikit yang (lagi-lagi) tidak percaya. "Aiihh, pasti KTP dibikin-bikin ini..." Kalau sudah begitu, saya akhirnya harus mengeluarkan golok, tebas, dan kemudian hening.

Dari hasil searching di mesin pencari bernama google, saya menemukan kalau defenisi pemuda adalah mereka yang berusia 15-30 tahun. Katanya, itu defenisi berdasarkan hukum yang berlaku di Indonesia.

Saya sendiri, sekitar 1 bulan yang lalu, baru berusia 23 tahun. Artinya, saya masih memiliki waktu 7 tahun-an untuk mengklaim diri sebagai seorang pemuda. Meskipun, hal ini tidak akan bisa didukung oleh perwajahan saya.

Kalau ada dari anda yang tahu cara membuat perwajahan saya selaras dengan umur, boleh tinggalkan komentar di tulisan ini. Jika cara anda berhasil, saya akan sangat-sangat berterima kasih. Karena jujur saja, saya sudah capek mengeluarkan golok dan menebas-nebas hanya karena persoalan muda atau tidak.

Tapi, kalau anda termasuk orang yang tidak percaya saya masih muda. Itu artinya, kita harus bertemu di darat. Dan anda bisa (saja) menjadi orang ke 983.478 yang merasakan tebasan golok. #hahaha

Akhirnya, Sumpah (Saya Masih) Pemuda !!!

(*tebas menebas golok adalah cerita fiktif belaka. Kalau ada kejadian yang sama, itu hanya kebetulan atau kebeneran semata)

Salam Hangat Putra Sawerigading

0 Komentar:

Poskan Komentar

Silahkan tinggalkan komentar anda jika berkenan, apapun komentar anda pahit, asam, asin, pedas apalagi kalau yang manis akan saya terima dengan lapang dada.

KALAU MENINGGALKAN KOMENTAR, HENDAKNYA MENINGGALKAN JEJAK ANDA

Jejaknya bisa URL web atau blog, ataukah alamat e-mailnya, sehingga jika ada pertanyaan bisa dibalas ke tempat yang jelas.