Recent Posts

Senin, 20 Juni 2011

BUKAAN BUKA BUKAAN


sumber gambar : seansupplee.com


Malam yang Lumayan Sunyi

Besok pagi sudah harus berangkat untuk praktikum, malam ini rasanya menjadi waktu terakhir, sebelum -untuk sementara- berpisah dengan dunia maya. Seperti yang pernah saya singgung di postingan sebelumnya (disini), besok saya harus berangkat untuk melaksanakan Praktikum I, sejenisnya KKN begitu kalau di Universitas lain.

Sebelum itu, saya terlebih dahulu harus menyelesaikan tugas yang diberikan oleh salah seorang teman dunia maya. Sebuah TAG yang diberikan oleh pemilik blok Inggit Inggit Semut, hal ini saya lakukan karena ini sudah merupakan bagian dari janji saya dan bukankah janji itu adalah utang ? So, harus dibayarkan ?

Oke langsung ke inti saja, TAG yang diberikan ini adalah TAG About You, yang dikerjakan dengan mendeksripsikan paling tidak 10 (sepuluh) hal tentang diri kita. Nah, saya baru ingat kalau tugas seperti ini, sudah pernah saya kerjakan sebelumnya, hanya saja waktu itu hanya diminta 7 (tujuh), kalau mau di cek silahkan klik (disini). Oleh karena itu, kali ini saya hanya akan menambahkan 3 hal lagi, bolehkan ?

Saya adalah orang yang suka berbohong, tenang dulu, bohong saya hanya sebatas iseng-iseng saja, tapi terkadang juga gara-gara sikap ini, saya sering tidak dipercaya sama teman-teman, meskipun saya mengatakan yang sebenarnya. Tapi, kalau itu di dunia nyata saja, kalau sudah di dunia maya, saya akan berkata yang sebenar-benar dan sejujur-jujurnya, mengakui kalau saya suka bohong sudah membuktikan bukan ?

Saya adalah orang yang kurang pergaulan alias K.U.P.E.R, tidak tahu mengapa hal ini bisa terjadi, tapi ini sudah saya alami sejak jaman SMP dulu, kurang lebihnya setelah saya keluar dari pesantren, sejak saat itu saya mengalami apa yang disebut dengan krisis percaya diri, tentu saja hal ini menyebabkan saya kadang kala tidak mampu meleburkan diri dengan pergaulan di sekeliling saya. Kalau ada yang mau repot-repot, hal ini bisa di kroscek (emang lu siape) ke mantan-mantan pacar teman sekolah saya, rasanya tidak akan sampai 10 % yang kenal dengan saya, tapi anehnya saya mengenali hampir keseluruhan dari mereka, ajaib kan ?

Saya adalah orang yang mencoba eksis di dunia maya, mungkin tidak banyak orang yang mau mengakui kalau tujuan utamanya nge-blog adalah untuk bisa eksis di dunia maya, jujur saja saya akui tujuan utama membuat blog pada mulanya adalah ingin eksis di dunia maya, karena ke-putusasa-an dan ke-tidakmampu-an untuk bersaing dan eksis di dunia nyata. Hanya saja, setelah sekian lama mencoba eksis, sampai sekarang belum ada hasil yang didapatkan ha ha ha, tapi tak apalah, meskipun tak bisa eksis, banyak hal baru yang saya dapatkan di dunia ini, jadi meskipun tidak tahu kapan bisa eksis saya akan terus menjalani hidup sebagai seorang blogger tak eksis.

Rasanya tugasnya sudah selesai, meskipun tidak begitu maksimal, soalnya masih keteteran buat beberes, saya ucapkan terima kasih kepada Si Inggit Inggit Semut, yang telah memberikan TAG ini kepada saya, bagi yang mau buka-bukaan dan jujur-jujuran mungkin TAG ini bisa menjadi solusinya. :D

Oh iya, meskipun tidak penting, saya akan melaksanakan praktikum I di desa Cintanagara kecamatan Cigedug kabupaten Garut, adakah di antara teman-teman yang pernag kesana ? kata teman yang habis cek lokasi desa ini punya View langsung ke gunung Papandayan, tidak sabar melihat keindahannya. Praktikum ini akan dilaksanakan selama 1 (satu) bulan, dari tanggal 21 Juni sampai 21 Juli, jadi kira-kira selama itu pulalah, saya tidak akan aktif di dunia maya yang telah membesarkan nama saya.

Salam Hangat Putra Sawerigading

Selasa, 14 Juni 2011

KARENA KAMU CUMA SATU



Menjelang Senja.

Kamu memang bukanlah yang pertama harus ku akui itu, tapi dibandingkan dengan yang pertama aku mendapatkan banyak kecocokan denganmu, bukan bermaksud untuk membanding-bandingkan, tapi selama menjalani hari-hari denganmu, semuanya terasa lebih mudah dibanding yang dulu.

Kamu berhasil mengisi hari-hariku yang terasa kosong setelah kepergiannya, meskipun aku tahu bahwa dirinya pergi bukan karena kehendaknya (Kehilangan), semuanya terjadi begitu saja, sejak saat itu aku merasa kekosongan dalam hidup saya, sampai akhirnya kau datang mengisinya.

Kau yang paling setia, kau yang teristimewa
Kau yang aku cinta, cuma engkau saja

(lirik lagu Naif - Karena Kamu Cuma Satu)

Dari semua pria aku yang juara
Dari semua wanita kau yang paling sejiwa


Rasanya sudah lama aku hidup di dunia ini, dari sekian lama perjalanan hidup yang ku jalani, kamu memang baru mengisi sepersekian persennya, namun bagian yang kamu isi adalah bagian yang benar-benar sangat berarti dalam perjalanan hidupku.

Setahun kurang lebih kau menemani, tidak memandang aku sedang dalam keadaan suka ataupun duka kau tetap setia bersamaku, jika boleh berharap, tentu saja harapku kita tidak akan terpisahkan seperti dengan kisahku dahulu bersama dirinya.

Denganmu semua air mata menjadi tawa suka ria
Akankah kau selalu ada menemani dalam suka duka

(lirik lagu Naif - Karena Kamu Cuma Satu)

Denganmu aku bahagia, denganmu semua ceria
Janganlah kau berpaling dariku karena kamu cuma satu untukku


Tak usah kau ragukan bagaimana kesetiaanku kepadamu, melihat apa yang selama ini telah kau korbankan untukku rasanya sudah cukup menjadi penilaian tersendiri, untuk saat ini belum ada yang bisa menggeser posisimu dan tentu saja ku berharap itu tak akan pernah terjadi.

Sampai detik aku menulis ini pun, kamu masih setia menemaniku, tidak ada sepatah katapun yang keluar darimu, tapi ku yakin kamu juga pasti setuju dengan apa yang kutuliskan tentang kita ini.

Kau satu-satunya dan tak ada dua
Apalagi tiga, cuma engkau saja

(lirik lagu Naif - Karena Kamu Cuma Satu)

Dari semua pria aku yang juara (aku yang juara)
Dari semua wanita kau yang paling sejiwa


Kau begitu sabar denganku, termasuk ketika aku menumpahkan amarahku melalui tulisan-tulisanku, kau selalu berperan serta di dalamnya, aku berharap kita tak akan pernah terpisahkan, sampai kapanpun dan apapun yang terjadi.

Denganmu semua air mata menjadi tawa suara ria
Akankah kau selalu ada menemani dalam suka duka


(lirik lagu Naif - Karena Kamu Cuma Satu)

Denganmu aku bahagia, denganmu semua ceria
Janganlah kau berpaling dariku karena kamu cuma satu untukku


My Leppi


Salam Hangat Putra Sawerigading

Sabtu, 11 Juni 2011

SULITNYA MENEPATI . . .


sumber gambar : deasukata.blogspot.com


Pagi Hari yang Cerah.

Alhamdulillah, semua nilai untuk kuliah semester ini akhirnya keluar juga, meskipun agak sedikit kecewa dengan hasil yang didapatkan, tapi tak apalah, toh semua usaha telah saya lakukan semaksimal mungkin kalaupun hasilnya hanya seperti ini, mungkin ini yang terbaik bagi saya.

Syukuri apa yang ada, kata d'Masiv

Komitmen, sebuah kata yang sangat mudah untuk diucapkan ketika membuatnya, tetapi terkadang bagi beberapa orang sangat sulit untuk ditepati, begitupun dengan saya. Sudah beberapa kali saya mengecewakan orang dengan komitmen yang telah kami buat dan saya terkadang tidak bisa menepati apa yang telah kami sepakati itu.

Padahal ketika komitmen itu dibuat, saya mengangguk-angguk dengan semangat, pertanda saya akan menepati komitmen ini. Tapi apa mau dikata, berucap memang selalu lebih mudah daripada bertindak, semuanya hilang tak berbekas, seolah-olah komitmen ini tidak pernah ada.

Sebenarnya, saya sangat takut, keseringan mengabaikan komitmen ini menyebabkan hal ini menjadi "cap" dalam hidup saya, bisa menjadi sangat fatal kan kalau orang-orang disekeliling kita sudah memberikan cap seperti ini, bukan tidak mungkin tidak ada lagi orang yang mau percaya sama kita, apalagi kalau hanya secara lisan saja. Bukan hanya itu, saya juga takut nantinya kebiasaan ini -tidak memegang komitmen- malah menjadi karma dalam perjalanan hidup saya kedepannya.

Jangan pernah membuat komitmen jika anda tidak bisa memegangnya

Begitu kira-kira yang selalu ada dalam benak saya, ketika saya lagi-lagi "berani" membuat sebuah kesepakatan, padahal saya belum tentu bisa menepatinya. Tapi, semuanya seolah hanya angin lalu, akibat sudah menjadi kebiasaan, semuanya malah seperti tidak punya "nilai sakral" lagi.

Oh iya, hampir lupa, mungkin menjadi sebuah pertanyaan bagi anda, apa beda janji dengan komitmen ? bagi saya sendiri keduanya memiliki perbedaan yang cukup besar, dimana kalau janji saya memandangnya sebagai sesuatu yang akan ditepati tetapi tidak harus, artinya jika kemudian ada faktor-faktor luar yang tidak mendukung maka janji ini bisa tidak ditepati. Sedangkan komitmen bagi saya tentu saja nilainya lebih dari janji, apapun yang terjadi sebuah komitmen harus ditepati, artinya tidak ada faktor-faktor luar yang menjadi alasan untuk tidak menepatinya.

Sayangnya, dalam kehidupan saya, semua ini hanya menjadi teori, jarang sekali saya betul-betul bisa menerapkannya dalam hidup. So, mungkin bisa dikatakan "berhati-hatilah" dengan saya, ha ha ha. #mainmainja'

Terakhir sebelum mengakhiri postingan ini, saya mau ikut berpartisipasi dalam From Bali With Giveawaynya Mas Gaphe, mumpung syaratnya lagi gampang he he he.

Syarat pertama untuk follow blognya sudah saya penuhi, malah dari jaman dahulu kala #lebay, untuk syarat keduanya disuruh buat majang cover buku Hitam Putih - Kumpulan Catatan Perjalanan- karya Rifka Nida Novalia, Jadi ini dia cover bukunya yang Ciamik :


#silahkan di klik (grettong) :D

Saya tentu saja berharap saya akan jadi pemenang (undian), siapa coba yang tidak mau dapat buku dan ole-ole #gratis, tapi melihat tanggal pengumumannya yang jatuh pada 21 Juni, sayang hari itu adalah hari pertama perpisahan sementara saya dengan dunia Luna Maya, karena akan mengikuti praktikum I STKS Bandung di Desa -belum tahu desa apa- jadi rasanya bakalan sulit. #menangisbombay

Salam Hangat Putra Sawerigading

Kamis, 09 Juni 2011

BAGAIMANA DENGAN ANDA ?


sumber gambar : infokorupsi.com


Siang Menjelang Sore yang Super Duper Hot !!!

Baru saja menyelesaikan menonton sebuah film yang berjudul "Law Abiding Citizen", yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia kalau tidak salah berarti "Warga Negara Taat Hukum", sebuah film lama yang diproduksi pada tahun 2009 dan diperankan oleh Gerard Butler dan Jamie Foxx sebagai tokoh utama di dalamnya.

Film ini pada intinya -dari sudut pandang saya- bercerita tentang pembalasan dendam seorang suami dan ayah terhadap sistem hukum yang ada, karena ketidakpuasan akan keputusan yang diambil oleh pengadilan terhadap kasus pembunuhan istri dan anaknya yang disebabkan lemahnya sistem hukum yang ada.

Saya dalam postingan ini tidak akan bercerita banyak tentang film ini, bagaimanapun saya bukanlah pe-resensi film yang baik dan sepertinya akan lebih bagus kalau anda menonton sendiri film ini -bagi yang belum nonton- tentunya. Disini saya cuma mau berandai-andai bagaimana seandainya apa yang dilakukan oleh Clay Shelton (Gerard Butler) dalam film ini dilakukan juga di negara kita, Indonesia. Rasanya cukup menarik apalagi melihat kondisi hukum sekarang ini, seru saja sepertinya. #provokator

Seperti yang saya tulis di awal, inti film ini adalah balas dendam pada sistem, pembalasan yang dilakukan ini adalah dengan menyerang (membunuh) orang-orang yang ada dalam sistem tersebut, mulai dari hakim, jaksa wilayah, sampai pada asisten dari jaksa itu sendiri.

Hebatnya pembunuhan yang dilakukan pun tersusun secara rapi dan sistematis sehingga sulit untuk dilakukan pembuktian. Saya jadi ingat sebuah postingan lama saya "Menunggu Robin Hood", nah kira-kira seperti inilah sosok Robin Hood modern yang ada dalam khayalan saya.

Seandainya saja Robin Hood versi modern ini benar-benar ada di Indonesia, saya rasa tidak lama lagi kita akan mewujudkan Indonesians Dream, bagi seluruh masyarakat Indonesia. Ya tapi sebelum itu orang-orang kayak Nazaruddin, Syarifuddin tapi tidak Awaluddin, harus dihilangkan dulu dari tanah ibu pertiwi, bukan ?

Sebenarnya banyak sekali bibit-bibit di negara kita ini yang bisa menjadi Robin Hood versi modern ini, bagaimanapun tentu saja bibit tersebut adalah orang yang cerdas seperti yang diceritak di film "Law Abiding Citizen", selain itu orang ini juga mampu untuk memelihara idealismenya. Nah, disinilah permasalahannya adakah orang yang mampu memelihara idealismenya di jaman seperti sekarang ini ? ada berapa aktivis 98 yang anda kenal dan sekarang masuk dalam lingkaran kekuasaan ? dari sekian orang ada berapa yang benar-benar masih memelihara idealismenya ? Preeet

Dalam sebuah percakapan di film "Law Abiding Citizen" ada sebuah moment dimana Nick (Jamie Foxx) berkata :

Saat muda dulu, aku ingin mengubah sistemnya. Aku siap bertempur, Aku akan jadi yang terbaik apapun yang terjadi.

Kau Berusaha disini kau berusaha disana, Kau terjebak dalam permainan, Lalu kau sadar bahwa sistem yang berusaha kau ubah, sistem itu malah mengubahmu.


Dari petikan kata-kata itu kita bisa membayangkan kira-kira bagaimana sulitnya untuk mempertahankan apa yang disebut dengan idealisme, apalagi jika kita sudah ikut berada dalam sebuah sistem tersebut.

Jadi jangan bermimpi untuk mengubah suatu sistem dari dalam, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang sok melalui gedung DPR, di negara tercinta ini, yang justru akhirnya berujung di bui karena ternyata dia sudah terjebak dalam sistem yang ada. Tapi jika memang anda berniat mengubahnya lakukanlah -kalau perlu- dengan cara yang dilakukan oleh Clay Shelton dan nama anda akan diukir sepanjang masa oleh orang-orang dalam hati dan pikirannya layaknya seorang Robin Hood.

I'm Just Dreaming, saya sendiri belum mau dan juga tidak berani mengambil resiko menjadi Robin Hood ini, ha ha ha. Bagaimana dengan Anda ? #mataku'

Salam Hangat Putra Sawerigading

Selasa, 07 Juni 2011

LAGI DAN LAGI


sumber gambar : menjawabdenganhati.wordpress.com


Pagi yang Cerah, Tak Secerah Hatiku. Weeek

Lagi-lagi dihadapkan pada masalah yang sama, karena sikap saya yang spontan dan iseng menjurus jahil, kembali mengalami sedikit clash dengan salah seorang teman saya dan seperti yang saya katakan ini bukan yang pertama kalinya terjadi tetapi sudah berkali-kali hanya saja orangnya yang berbeda.

Padahal belum hilang dari ingatan saya, bagaimana beberapa minggu yang lalu saya juga mengalami kejadian serupa dengan teman saya yang di daulat sebagai orang tersabar di asrama ini, tapi toh kesabarannya juga belum bisa menandingi sikap saya yang iseng menjurus jahil ini, ha ha ha. #iblisjahat

Tapi kasus yang kali ini terbilang lucu, karena kali ini saya tidak berkata apa-apa tapi teman saya si A langsung tersinggung dan sepertinya dendam kesumat kepada saya -itu kata teman sekamarnya- jadi kronologisnya kira-kira seperti ini :

"Si A masuk ke kamar, membagi-bagikan biskuit Oreo kepada semua orang yang ada, begitu tiba giliran saya, saya langsung keluar kamar tanpa berkata apa-apa dan setelah itu tidak kembali lagi"

Padahal niat saya cuma iseng-iseng saja, tapi ternyata Si A tersinggung dengan sikap saya itu, melihat hal tersebut saya coba cari Si A tapi dianya tidak ketemu dan akhirnya saya kirim SMS, tapi memang di SMS saya tidak terucap satu kata maaf pun, cuman menerangkan saja maksud saya sebenarnya, jadinya Si A yang mungkin masih dongkol sama saya tidak membalas SMS yang saya kirim. #Epenkah

Jadi kayaknya masalah ini akan sama dengan kasus sebelumnya -berlangsung lama- karena saya termasuk orang yang sangat-sangat menjunjung tinggi asas gengsi untuk meminta maaf ha ha ha, tapi ini serius seingat saya sudah berapa kali kasus seperti ini saya alami tapi belum pernah saya meminta maaf terlebih dahulu, sehingga terjadilah perang dingin yang berkepanjangan, sampai pada akhirnya "lawan" saya sendiri yang akan mencairkan suasana.

Saya termasuk orang yang tidak pernah pusing kalau ada orang yang tidak berbicara atau bahkan tersenyum kepada saya, dalam hati saya bilang #bodohamat, sikap saya ini sudah ada sejak dulu, saya ingat betul bagaimana pada waktu SMP ada seorang teman saya yang karena tidak saya beri contekan saat ujian lalu marah kepada saya sehingga dimulailah perang dingin kalau tidak dia yang terlebih dahulu mengajak saya bicara mungkin sampai lulus pun kami tidak pernah lagi bertegur sapa.

Saya sadar kalau sikap yang seperti ini tidak baik terutama bagi pribadi saya sendiri, karena pasti orang akan mengecap saya sebagai orang yang sombong, tapi tidak semudah itu untuk mengubahnya dan anehnya saya sendiri justru merasa enjoy dengan sikap yang seperti ini.

Toh manusia memang tidak ada yang sempurna kan ???

Salam Hangat Putra Sawerigading

Minggu, 05 Juni 2011

MENCOBA KEMBALI NORMAL


sumber gambar : ngerumpi.com

Pagi yang Cerah...

Setelah lama bersemedi di dalam goa akhirnya hari ini bisa menulis lagi, ternyata sudah lama sekali saya tidak menulis di blog ini, 14 Mei 2011 hampir 3 minggu yang lalu ketika Blogger akhirnya normal kembali. Parahnya setelah blogger normal malah saya yang menjadi tidak normal. ha ha ha

Postingan kali ini diawali oleh kegemaran saya akhir-akhir ini, mendengar lagu-lagu jaman dulu. Sampai akhirnya tadi malam sebuah lagu dari Jamrud yang kalau tidak salah populer di jaman saya SD dulu terputar di playlist saya, kurang lebih yang liriknya seperti ini :

"Hei.. Salahkah aku yang jadi mau karena melihat isi dalam rokmu !!!"

Tahu lagunya kan ? Sudah ngeh juga apa yang mau dibahas sekarang ?

Saya termasuk orang yang senang mengikuti perkembangan berita di Indonesia dan Dunia melalui situs-situs berita online, seperti Vivanews, detikcom atau Tribunnews, selain karena lebih up to date dibanding dengan berita di Televisi, beritanya juga tidak basa-basi-busuk dan yang terpenting kontennya lebih variatif segala hal hampir ada.

Menariknya beberapa kali saya mendapati konten populer yang muncul di halaman-halaman ini adalah yang berhubungan dengan pelecehan seksual. Entah itu ayah terhadap anak, guru terhadap murid sampai pada pasangan kekasih, dari sini bisa kita lihat bahwa memang konten-konten seperti ini masih menjadi daya tarik sendiri bagi banyak orang termasuk saya #jujurmodehong

Sekarang saya tanya sama anda, jika di sebuah halaman depan koran ada dua berita yang berbeda, dimana yang menjadi berita utama ada tentang keberhasilan sebuah sekolah meluluskan 100 % siswanya di UAN, sedangkan di bagian kiri bawah hampir tak terlihat ada berita tentang pelecehan yang dilakukan guru terhadap muridnya, mana yang lebih menarik untuk anda baca ? #janganmalumalu, bayangan saya sih mungkin 3 dari 4 orang akan membaca yang berita kedua. Mengapa demikian ?

Mungkin tiap-tiap orang memiliki alasan yang berbeda, namun secara umum bisa jadi karena watak kita (orang Indonesia) -meskipun tidak semuanya- yang memang lebih senang melihat hal-hal yang berbau negatif dibanding yang positif, kita lebih senang membaca sesuatu yang membicarakan keburukan orang lain daripada yang membicarakan tentang kebaikannya.

Berita kedua akan menarik tentu saja jika di iringi oleh pertanyaan-pertanyaan yang membaca, Siapa Gurunya ? Muridnya Siapa ? Sekolah yang Mana ? dan tentu saja bagi sebagian orang, pertanyaan-pertanyaan ini tidak akan menarik jika disandingkan dengan berita pertama, begitu bukan ? setelah membaca beritanya tentu saja akan disertai dengan cacian dan makian pada oknum guru yang ada dalam berita padahal kenal saja tidak.

Lalu hubungannya dengan Lagu Jamrud apa ? sebenarnya tidak ada hubungannya, cuma iseng-iseng saja, saya jadi penasaran dengan apa yang ada dalam pikiran anda ketika saya mengawali postingan ini dengan kalimat seperti itu ?

Sekian dulu postingan abal-abal bin ajaib dan tidak nyambung dari saya, semoga hari minggu anda menyenangkan !!! #Mncbkmblnrml

Salam Hangat Putra Sawerigading