Recent Posts

Rabu, 29 September 2010

KEGELISAHANKU


sumber gambar : irfanimovick.blogspot.com


Bismillahirrahmanirrahim

Entah bagaimana caranya mengawali postingan kali ini, saya agak sedikit pusing, tapi setelah mengusahakan untuk menulis yang ada dalam otak ini akhirnya postingan ini bisa jalan juga, kali ini saya hanya mau sedikit bercerita tentang beberapa kegelisahan-kegelisahan saya tentang keadaan kampus saya menuntut ilmu sekarang ini, STKS Bandung.

Sebenarnya saya sudah lama memendam rasa kegelisahan ini di dalam hati, tapi saya belum mau untuk mengungkapkannya, bukannya saya takut, TIDAK SAMA SEKALI. Tapi saya sendiri sebenarnya malu untuk membukanya, apalagi di tuliskan di blog yang notabene semua orang kemungkinan bisa membacanya, bukan hanya sekedar teman-teman ataupun orang-orang di kalangan kampus.

Dan akhirnya beberapa hari yang lalu, rasa gelisah yang sudah saya pendam dalam hati ini, mendapatkan pemantik yang membakarnya dan ingin segera di sampaikan, kalau tidak bisa-bisa saya gila memikirkannya sendiri, toh kalau sudah saya tuliskan di blog ini -walaupun tidak mendapatkan respon dari kampus- rasanya beban kegelisahan saya akan sedikit berkurang.

Masalah Pertama.
Mengenai JUMLAH MAHASISWA, dimana menurut saya jumlah mahasiswa yang di terima di kampus ini -khususnya tahun 2009 dan 2010- terlalu besar, tidak sesuai dengan ketersediaan fasilitas yang ada, baik itu sarana perkuliahan (ruang kelas) ataupun sarana tempat tinggal (asrama).

Dampak pertama akibat kurangnya dari jumlah mahasiswa yang terlalu besar ini, adalah KURANGNYA JUMLAH RUANG KELAS -jika dibandingkan dengan mahasiswa- setiap kelas bisa di isi sekitar 40 orang, yang menurut saya jumlah ini terlalu besar, dan mengakibatkan proses belajar mengajar menjadi tidak efektif, belum lagi jumlah ruang kelas yang sedikit menyebabkan kejadian seperti di bawah ini :


Suasana Kuliah di STKS Bandung



Salah seorang dosen terpaksa mengadakan perkuliahan di luar kelas, hal ini bukan disengaja untuk mencari suasana baru, tetapi karena memang ruang kelas yang penuh sehingga tidak ada ruangan yang bisa digunakan untuk melakukan proses belajar mengajar.

Dampak kedua dari penerimaan mahasiswa yang tidak memperhitungkan daya tampung, berkenaan dengan tempat tinggal (asrama), asrama saat ini sudah sesak karena over kapasitas, hal ini karena kebijakan kampus yang menerima terlalu banyak mahasiswa Ikatan Dinas, yang tidak disertai dengan pengadaan asrama-asrama baru, bayangkan saja ada kamar yang kapasitasnya 6 orang terpaksa dihuni oleh 8 orang, belum lagi barang-barang lain seperti lemari pakaian, bisa dibayangkan bagaimana sesaknya.

Masalah Kedua.
Tadi mengenai jumlah ruang kelas yang tidak sepadan dengan jumlah mahasiswa, masalah berikutnya adalah fasilitas yang ada di ruang kelas, dimana sudah banyak dari media pembelajaran tersebut yang sudah rusak, baik itu karena ulah mahasiswa sendiri yang merusaknya ataupun karena kurangnya perhatian dari pihak kampus terhadap perawatan terhadap media pembelajaran tersebut.

Akibatnya proses belajar mengajar menjadi kurang maksimal, bagaimana kampus ini bisa mendidik calon Pekerja Sosial Profesional kalau dalam proses pembelajarannya saja, sudah tidak dilakukan secara maksimal. Walaupun tenaga dosen yang ada memang sudah berkualitas tapi tidak disertai dengan fasilitas yang menunjang, maka tentulah proses transfer ilmu ini tidak bisa berjalan sesuai dengan harapan bersama.

Masalah Ketiga.
Masalah berikutnya ini sebenarnya cukup sensitif, akan tetapi masalah ini yang menjadi pertanyaan bagi setiap mahasiswa di STKS Bandung, utamanya dari kalangan mahasiswa Tugas Belajar dan Ikatan Dinas, yaitu masalah pengelolaan dana.

Banyak dari rekan-rekan mahasiswa -utamanya TB dan ID- yang meminta transparansi pihak kampus mengenai pengelolaan dana ini, sebab banyak dari mahasiswa yang merasa bahwa pelayanan yang dilakukan oleh pihak kampus sangat buruk, khususnya dalam hal penyediaan makanan bagi mahasiswa TB dan ID, sehingga mereka menuntut agar pihak kampus dapat membuka bagaimana sebenarnya proses pengelolaan dana ini, agar tidak terjadi kesalahpahaman antara mahasiswa dan pihak kampus.

Sebelum mengakhiri postingan ini, saya sekedar memberikan sedikit saran kepada pihak kampus, agar saya tidak dikatakan sebagai tukang protes -tapi- tukang kritik :

Untuk penerimaan mahasiswa, seharusnya pihak kampus harus mempertimbangkan antara ketersediaan fasilitas dengan jumlah mahasiswa yang akan diterima. Akan lebih baik lagi kalau mahasiswa yang diterima tersebut disaring dengan seleksi yang benar-benar ketat, sehingga kelak yang menjadi mahasiswa STKS Bandung adalah orang-orang pilihan yang benar-benar siap diasah menjadi calon Pekerja Sosial Profesional. Dan jangan sekali-kali lagi menerima mahasiswa seperti SAYA, yang kalau saya bilang merupakan Noda Sejarah STKS Bandung.

Mengenai fasilitas pembelajaran, kita tidak boleh sepenuhnya menyalahkan pihak kampus, sebab banyak juga fasilitas pembelajaran yang justru di rusak oleh mahasiswa sendiri. Tapi akan lebih baik lagi jika pihak kampus setiap minggunya melakukan pengecekan terhadap kelayakan dari fasilitas yang ada di ruang kelas, utamanya Proyektor yang ada.

Untuk transparansi pengelolaan dana, saya hanya bisa bilang :

"Kalau nggak ada main-main, ngapain takut.., dibuka aja kalee"


Salam Hangat Putra Sawerigading

Minggu, 26 September 2010

APA YANG SALAH ?

bermasalah


Bismillahirrahmanirrahim

Belum genap sebulan yang lalu, tepatnya pada tanggal 1 September saya mendapatkan sebuah kabar yang cukup menarik dari salah seorang teman, mengenai sebuah penawaran menarik dari sebuah provider seluler, dimana provider ini menyediakan paket layanan internet unlimited dengan harga yang cukup miring, utamanya bagi kalangan kantong kering seperti saya.

Di bandingkan dengan kartu saya yang lama, harga yang ditawarkan oleh provider yang satu ini sangat-sangat terjangkau, bayangkan saja untuk provider yang dulu saya harus membayar 125 ribu per-bulan-nya untuk kuota sebesar 2,5 GB, sedangkan provider yang baru ini menawarkan harga 50 ribu per-bulan-nya untuk kuota sebesar 2 GB, dengan kecepatan yang tidak jauh berbeda.

Dengan selisih harga harga yang lumayan jauh, di sertai dengan pelayanan yang tidak terlalu jauh berbeda, saya akhirnya memutuskan untuk beralih ke provider yang di informasikan oleh teman saya ini, dan dengan terpaksa saya menyerahkan modem saya yang lama kepada saudara saya, dengan beberapa mahar tentunya, he he :D.

Tapi apa yang terjadi ??? Provider yang iklannya di TV di bintangi oleh AGNES MONICA -dalam iklannya, Agnes lagi nyari provider untuk blackberry yang lebih murah dari providernya, sambil berkata : kalau ada yang lebih murah saya jadiin pacar saya- "Sudah tahu kan ???" belum genap sebulan saya gunakan, modem ini sudah mengalami masalah, yang lebih menyakitkan saya itu, masalahnya adalah tidak dapat membuka blog dengan domain blogspot, karena masalah ini saya harus puas untuk sekedar bergulat di dasbor blog, tanpa bisa masuk ke blog saya ataupun ke blog teman-teman dengan domain serupa.

Setiap saya akan masuk ke blog saya, atau ke blog teman dengan domain yang sama, pasti akan muncul halaman seperti di bawah ini :


3



Pada mulanya saya mengira bahwa yang bermasalah itu adalah browser yang saya gunakan, akhirnya saya berusaha untuk menggantinya dengan browser lain. Tapi ternyata setelah saya ganti, browser yang baru pun ternyata mengalami masalah yang sama, saya pun berpikir mungkin OS-nya yang bermasalah. Dengan sangat terpaksa saya pun harus meng-install ulang Laptop saya, dan akhirnya.., SEMUANYA MASIH SAMA. Setelah saya tanyakan kepada teman yang menggunakan layanan dari provider yang sama, ternyata mereka juga mengalami masalah yang serupa dengan saya.

Saya hanya bisa berharap ini hanya masalah sementara, mudah-mudahan 2 atau 3 hari ke depan, masalah ini sudah tidak terjadi lagi, agar saya bisa kembali melakukan aktivitas blogwalking ke blog teman-teman dengan lancar, bukan seperti sekarang ini yang bahkan untuk mengunjungi blog saya sendiri, tidak bisa sama sekali.

Atau jika ada teman-teman yang punya solusi untuk permasalahan saya ini, mohon untuk memberikan komentar.

Oh iya, saya juga memohon maaf yang sebesar-besarnya bagi teman yang belum sempat saya kunjungi balik, mudah-mudahan kedepannya saya bisa berselancar ke tempat teman-teman dengan lancar lagi.

Salam Hangat Putra Sawerigading

Senin, 20 September 2010

JENDERAL SEMALAM

Lomba Menulis Mimpi


Bismillahirrahmanirrahim

Jenderal : bagaimana zombie-zombie itu ? apa mereka sudah masuk ke halaman ?
Kopral : iya pak, sekarang dia sudah ada di depan, mereka sekarang berhadapan dengan benteng kacang yang kita pasang.
Jenderal : kamu pasang kacang yang mana ?
Kopral : maaf pak, karena kacang yang besar harganya mahal jadi kami memasang yang kecil saja.
Jenderal : memangnya produksi emas kita belum cukup buat membeli kacang-kacang besar itu ?
Kopral : belum pak, soalnya bunga matahari untuk produksi emas kita tinggal sedikit, zombie-zombie yang terbang berhasil mengambilnya pak.
Jenderal : okelah bertahan saja sekuat tenaga kita !!!
Kopral : siap pak !!! kalau begitu saya ke lapangan dulu.

Akhirnya terjadilah pertempuran antara tumbuhan di bawah komando Jenderal Awal, dengan para zombie yang terus bertambah jumlahnya di halaman rumah. Setelah pertempuran berlangsung selama 12 jam, Kopral Jono yang merupakan tangan kanan Jenderal Awal kembali melapor.

Kopral : lapor pak, benteng kacang yang kita pasang sudah tidak bisa bertahan lama, sebab jumlah zombie yang datang semakin besar.
Jenderal : berapa lama lagi kacang-kacang itu bisa bertahan ?
Kopral : kalau keadaan begini terus, sekitar 5 jam lagi pertahanan kita sudah ditembus oleh zombie-zombie itu pak.
Jenderal : berapa lagi emas yang tersisa di gudang ? apakah cukup untuk membeli kacang lagi ?
Kopral : jumlah emas masih ada 125 kg pak, untuk membeli kacang masih cukup pak, tapi menurut saya akan lebih baik jika sisa emas kita gunakan untuk meng-upgrade persenjataan kita.

Jenderal : loh.., Kopral !!! kita ini sekarang butuh pertahanan, kenapa anda justru mau menambah senjata !!??
Kopral : begini pak, menurut teori sepakbola modern pertahanan terbaik adalah melakukan penyerangan.
Jenderal : kopral !!! kita ini sedang melawan zombie, bukan sedang main bola !!
Kopral : tapi pak..,
Jenderal : tidak ada tapi-tapian segera lakukan perintah !!!
Kopral : siap pak..

Dengan terpaksa Kopral Jono yang memang terkenal sebagai bawahan yang taat kepada atasannya melakukan apa yang diperintahkan oleh Jenderal Awal, walaupun sebenarnya dia tidak sependapat dengan apa yang dikatakan Jenderal Awal.

Ternyata apa yang dikatakan oleh Kopral Jono memang benar, jumlah zombie-zombie yang bertambah banyak tidak di imbangi dengan jumlah persenjataan yang ada, akibatnya bisa ditebak zombie-zombie yang semakin banyak berhasil menembus benteng kacang yang sudah dipasang atas petunjuk Jenderal Awal, akibatnya pasukan yang ada di baris terdepan seperti kacang polong, semangka, melon dan kubis akhirnya lari tunggang langgang menghilang tanpa jejak.

Sekarang halaman sepenuhnya dikuasai oleh zombie-zombie, sedangkan di dalam rumah yang juga sebagai pusat komando tinggallah Jenderal Awal dan Kopral Jono.

Jenderal : baiklah Kopral, sekarang kita sudah kalah. Dengan sangat terpaksa kita harus menyerahkan diri kepada zombie-zombie itu.
Kopral : iya pak, tapi saya punya ide pak, bagaimana kalau kita bernegosiasi dengan zombie-zombie itu, agar memakan otak salah satu dari kita saja.
Jenderal : ide yang bagus Kopral, tapi apakah mereka mau ?
Kopral : kita coba saja dulu pak.
Jenderal : lalu kalau mereka setuju, siapa yang akan diberikan otaknya kepada zombie-zombie itu ?
Kopral : sebagai pengabdian terakhir saya, Ijinkan saya untuk menyerahkan otak saya kepada zombie-zombie itu.

Jenderal Awal merasa senang dengan apa yang dikatakan oleh Kopral Jono, sebab itu artinya ada kemungkinan dia akan selamat, kalau zombie itu mau bernegosiasi. Tapi disisi lain dia juga terharu dengan pengorbanan Kopral Jono untuk dirinya.

Akhirnya mereka berdua keluar dari rumah, dengan tujuan untuk bernegosiasi dengan zombie-zombie yang ada di halaman, mereka pun meminta untuk bicara dengan pemimpin zombie, dengan Kopral Jono sebagai juru bicara mewakili Jenderal Awal.

Kopral : Mr. Gargantuar, kami mohon salah satu dari kami untuk dibebaskan, sebagai imbalannya secara sukarela salah satu dari kami akan menyerahkan diri.
Pemimpin Zombie : Baiklah Kopral, kami akan melepas salah satu dari kalian, anggap saja itu hadiah dari kami, karena anda dan pasukan anda tidak becus dalam menghadapi kami, sehingga kami dengan mudahnya masuk ke halaman kalian. Ini karena anda semua pasti tidak taat dengan strategi yang diminta oleh Jenderal Anda, Ha Ha Ha
Kopral : (dengan suara kecil) justru karena kami pakai strategi Jenderal kami sampai keteteran begini.
Pemimpin Zombie : Apa ini strategi Jenderal anda ?? bodoh sekali Jenderal anda itu, Ha Ha Ha
Kopral : Loh kok anda bisa mendengarnya ?? saya kan bicaranya pelan.
Pemimpin Zombie : Ha Ha Ha.., saya ini Zombie Kopral, sekecil apapun suara anda saya bisa dengar.

Jenderal Awal hanya bisa senyum-senyum kecut mendengar apa yang dikatakan oleh Mr. Gargantuar.

Pemimpin Zombie : Jadi siapa yang akan menjadi santapan saya saat ini ??
Kopral : Dengan segala hormat, saya menyerahkan diri saya Mr. Gargantuar
Pemimpin Zombie : Saya tidak mau makan anda Kopral, Anda itu orang yang pintar jadi otak anda sudah berisi banyak, saya butuh otak yang masih segar dan kosong, seperti otak Jenderal Anda, Ha Ha Ha
Kopral : Tapi..,
Pemimpin Zombie : tidak ada tapi-tapian..., saya sudah lapar !!!

Mr. Gargantuar pun mendekati Jenderal Awal dan bersiap memakan otak dari Jenderal Awal, sampai akhirnya...,


SAYA TERBANGUN !!! Arrrggggh Saya Cuma Mimpi !!!


He he.., ternyata yang tadi cuma mimpi saya, walaupun mimpinya tidak persis begitu tapi saya memang beberapa waktu yang lalu mimpi berperang melawan zombie-zombie, mungkin ini karena saya sedang keranjingan main game Plants Versus Zombie, he he.., Percakapan-Percakapan diatas hanyalah fiktif belaka, sebab mimpi saya sebenarnya saya tidak bisa mengingatnya secara persis, yang saya ingat cuman saya Perang Lawan Zombie dan Otak Saya dimakan Zombie..,

Oh iya, tulisan ini saya ikutkan dalam "Lomba Menuliskan Mimpi Terindah atau mimpi Terburuk yang pernah Anda Alami", yang diadakan oleh Bang Munir Ardi dalam rangka memperingati Ulang Tahun blognya yang pertama Berpikir Positif.

Salam Hangat Putra Sawerigading

Sabtu, 18 September 2010

SEPERLIMA ABAD !

selamat hari jadi Awal !!!


Bismillahirrahmanirrahim

Bukan hari ini bukan pula esok hari, tapi kemarin Tuhan kembali telah mengambil apa yang menjadi miliknya, yah kemarin yang bertepatan dengan tanggal 17 September 2010 berdasarkan penanggalan masehi, Tuhan telah mengambil setahun lagi kehidupan saya di dunia, dan saya ataupun anda tidak akan pernah tahu kapan semuanya di akhiri oleh-Nya sang Maha segala-galanya.

Sudah SEPERLIMA ABAD saya hidup di dunia ini, umur yang sudah tidak bisa dibilang muda memang --sok tua-- , tapi inilah kenyataannya saya bukan lagi anak belasan tahun, saya sudah dewasa, lebih tepatnya --berusaha-- untuk menjadi lebih dewasa, baik itu dalam berkata ataupun dalam bertindak, kenapa saya katakan berusaha ? sebab menurut pendapat saya yang namanya Dewasa itu adalah sesuatu yang sempurna, dan saya sebagai manusia --begitu pula anda-- tidak akan pernah sampai kepada kesempurnaan itu, kita hanya bisa berusaha semaksimal mungkin untuk sampai kesana --dewasa--.

Tidak ada perayaan istimewa ataupun kejutan-kejutan yang terjadi dalam perayaan HARI JADI saya, hanya beberapa ucapan selamat ulang tahun --saya lebih senang menyebutnya hari jadi (baca ini : Ulang Tahun ? )-- dari teman-teman di FB, serta sebait do'a dari Ibu saya yang beliau kirimkan di Hp saya, disertai dengan Kue Coklat buatan beliau yang saya terima beberapa hari yang lalu, kata ibu dalam teleponnya : "nak.., ada itu kue saya kirimkan ki', anggap mi saja itu kue ulang tahun..," disertai dengan ucapan rutinnya dikala menelepon "jangan ki lupa Shalat !!"

Dari hari jadi saya yang pertama hingga hari jadi yang ke SEPERLIMA ABAD ini, seingat saya belum pernah sekalipun diperingati --dengan acara apapun-- semuanya seperti hari-hari biasa saja, hanya terkadang di hari ini biasanya saya sekeluarga makan dengan menu yang lebih dari hari biasa --lebih enak maksudnya--, lebih dari itu nothing special, semua biasa saja !

Terakhir saya hanya bisa berdo'a semoga Tuhan yang Maha Pemurah, masih memberikan saya untuk membuat postingan serupa di tahun yang akan datang, tahun berikut dan tahun berikutnya lagi, hingga kelak saya sudah bisa membahagiakan kedua orang tua saya --ini harapan saya--, dan terima kasih Tuhan, masih memberi saya kesempatan untuk hidup selama SEPERLIMA ABAD INI.

Salam Hangat Putra Sawerigading

Kamis, 16 September 2010

BACALAH

feed


Bismillahirrahmanirrahim

Pernahkah anda menulis ? Ya iyalah, nah pernahkah tulisan anda dibaca oleh orang lain ? maybe yes, maybe no, loh kok bisa ? satu pertanyaan yang menarik apalagi buat teman-teman blogger, khususnya yang writers addict yang kata teman di salah satu komentar : "sehari gak nulis, bagaikan sehari gak makan", nah hebat kan. Lalu apa kira-kira yang menjadi tujuan dari teman-teman untuk menulis, apakah sekedar ingin menulis ? ataukah supaya blognya populer, kan katanya --semakin banyak kita menulis maka besar kemungkinan PR kita akan bertambah-- sekedar menyampaikan isi hati ? atau anda ingin sharing dan mendapatkan respon dari sharing anda itu ?

Pertanyaan semakin menarik khususnya pertanyaan yang terakhir, anda termasuk orang yang suka berbagi di blog, mau itu berbagi tips nge-blog, berbagi tips memasak, berbagi pengalaman, atau bisa juga berbagi masalah --pribadi ataupun umum--, khusus untuk yang terakhir ini, pasti teman-teman membuat --tulisan-- bukan hanya untuk sekedar di terbitkan saja, tetapi lebih dari itu teman-teman pasti membutuhkan yang namanya respon balik dari orang lain mengenai apa yang anda sajikan atau kalau dalam bahasa Komunikasi dan Relasinya, feedback. Sebab salah satu faktor yang menunjukkan kalau komunikasi yang kita jalin itu berhasil, adanya feedback, dari komunikan terhadap apa yang di sampaikan oleh komunikator. Loh "Awal" ini kan dunia Blogging bukan dunia nyata ? sob.., anggap sajalah kalau dalam dunia blogging ini kita sedang mengadakan komunikasi non-verbal --sama saja kan-- tetap butuh yang namanya respon, respon yang baik tepatnya.

Lalu bagaimana kita bisa merespon dengan baik kalau kita hanya melihat judulnya saja, saya bisa jamin 90% itu tidak akan terjadi, kecuali anda seorang peramal --makanya saya hanya berani jamin 90%-- toh kita membacanya saja belum tentu nyambung, gimana kalau gak dibaca, oleh karena itu judul postingan kali ini BACALAH.

Nah, sekarang saya mau nanya lagi, gimana kalau tulisan yang dibuat itu tulisan gak jelas kayak tulisan KAMU ini ? nah begini sob, kalau tulisannya kayak TULISAN SAYA ini sih emang gak perlu dibaca, tapi bagaimana dengan tulisan teman-teman yang lain, yang menurut saya banyak manfaatnya, terkadang banyak hal yang belum kita ketahui jadi bisa tahu setelah membacanya, dan coba bayangkan bagaimana sulitnya mereka --teman-teman-- untuk membuat tulisannya itu, lalu apakah kita tega untuk tidak memberikan apresiasi berupa respon (komentar) atas tulisannya tersebut, atau sekedar memberikan respon tapi "Maaf" terkadang tidak nyambung dengan apa yang menjadi garis besar tulisan tersebut, pastilah teman-teman tersebut akan merasa kecewa, sebab --sebagian-- dari mereka bukan melihat dari kuantitas tapi lebih kepada kualitas komentar tersebut, agar bisa menjadi masukan bagaimana kedepannya sehingga menjadi lebih baik.

Saya bukannya mau menyalahkan teman-teman yang --terkadang-- sekenanya dalam memberikan komentar, sebab banyak hal juga yang menjadi pertimbangannya mungkin dikarenakan waktu yang tidak memungkinkan, sementara mereka ingin menjalin silaturahim dengan lebih banyak teman-teman di blog, semua itu kembali lagi ke pribadi masing-masing, tapi jangan KAGET jika suatu saat komentar anda tidak dimunculkan oleh si empunya blog, karena komentar yang dianggap tidak relevan dengan tulisan yang dibuatnya. Hal ini saya rasa sesuatu yang wajar, dari mereka-mereka yang merasa tulisannya "tidak dihargai". Sebab sekali lagi yang dibutuhkan --kemungkinan-- oleh teman-teman ini adalah feedback yang berkualitas, tidak asal-asalan dan sekenanya. Pernahkah teman-teman berbicara dengan serius kemudian ditanggapi dengan bercanda, nah kemungkinan rasanya seperti itu. Jadi sekarang pilih yang mana Kuantitas atau Kualitas ?

Tapi kalau di blog saya ini, dijamin bebas dari moderasi, semuanya bebas komentar --nyambung tidak nyambung-- asal gak NYEPAM. Lagi pula kalau ada yang mau NYEPAM saya serahin sama blogger saja deh, dia kan udah punya amunisi baru.


anti-spam



Salam Hangat Putra Sawerigading

Senin, 13 September 2010

MENULIS ITU SUSAH ?



Bismillahirrahmanirrahim

Anda pasti mendengarkan kalimat yang mengatakan kalau "menulis itu mudah", cukup tuliskan saja apa yang kau dengar, apa yang kau lihat, ataupun apa yang kau rasakan. Yah.., ada yang bilang kalau menulis Se-simple itu, tapi sepertinya hal tersebut tidak berlaku bagi saya, karena setelah sekian lama berusaha untuk menulis dan menulis tapi rasa-rasanya saya masih mengalami kesulitan dalam menuangkan segala sesuatunya ke dalam bentuk tulisan. Kalau hanya sekedar menulis hal-hal yang tidak jelas sih saya MUNGKIN bisa, tapi untuk membuat suatu tulisan yang bisa dimengerti dan dipahami oleh orang lain rasanya bagi saya CUKUP SULIT.

Dalam arti kata sendiri dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia sendiri dikatakan kalau yang dimaksud dengan menulis itu adalah melahirkan pikiran atau perasaan dengan tulisan, jadi tidak salah kalau ada yang mengatakan bahwa menulis itu memindahkan apa yang kita lihat, rasakan, dan pikirkan ke dalam tulisan, lalu apakah semudah itu yang dikatakan dengan menulis ? apakah kita tidak lantas memikirkan bagaimana orang yang membaca tulisan yang kita buat, bisa sejalan pemikirannya dengan apa yang kita maksudkan--sebagai penulis--di dalam tulisan tersebut. Nah seperti-nya ini dia yang menjadi masalah saya ketika akan membuat suatu tulisan, Merangkai Kata Menjadi Kalimat yang Bisa di Mengerti Orang Lain.

Seringkali apa yang sudah--saya rencanakan--untuk dituliskan itu berbenturan dengan ketidakmampuan saya dalam merangkai kata-kata yang membuat orang lain bisa mengerti *contohnya : yah curhatan tulisan kali ini*, bisa jadi ketidakmampuan ini di-karena-kan perbendaharaan kata saya yang memang agak kurang, atau bisa juga karena Tuhan tidak menciptakan saya dengan bakat yang mumpuni untuk bisa menulis. Tapi hal itu segera terbantahkan oleh tulisan yang ini : Menulis adalah Bakat ?, ternyata menulis tidak selalu berhubungan dnegan bakat, karena menurut tulisan tersebut bakat hanya berpengaruh sebesar 5 persen dari kemahiran seseorang dalam menulis.

Lalu kalau bukan karena bakat, mengapa dalam merangkai kata-kata yang tepat, saya masih kesulitan ? Oh iya tadi "per-bendaharaan kata yang kurang" mungkinkah ini yang menjadi penyebab kesulitan merangkai kata ini, kalau yang ini bisa jadi, karena menurut beberapa tulisan yang saya baca menulis itu membutuhkan tekad dan kerja keras, kalau dijabarkan *contoh kesulitan saya dalam memilih kata-kata*, yang dimaksud dengan kerja keras disini yaitu keinginan untuk terus menerus menulis, sekalipun tulisan yang dibuat masih "saya menyebutnya : abal-abal", ini untuk tulisan saya sendiri loh !! bukan untuk menilai tulisan orang lain.

Karena dengan sendirinya--dengan keseringan kita menulis--kita bisa belajar, misalnya saja saya, mungkin dengan keseringan menulis nantinya saya sudah punya per-bendaharaan kata yang banyak, sehingga tidak pusing lagi ketika akan menulis, selain itu mungkin dengan banyak membaca tulisan orang lain, kita bisa belajar bagaimana menulis dengan baik dan benar, jadi kalau berkunjung ke blog orang BACALAH jangan di tinggalin begitu saja, siapa tahu dapat pelajaran dari tulisannya, bagaimana ??? betul-tidak ??? bermanfaat atau tidaknya tulisan tersebut untuk kita kan RELATIF, bisa jadi saat itu belum tapi lain waktu siapa yang bisa tahu.

Jadi mulai saat ini ayo kita sama-sama mulai menulis, siapa tahu suatu saat nanti kita dikasih kesempatan sama Tuhan untuk jadi penulis beneran, atau paling tidak kita suatu saat jadi tokoh besar, dan mau menulis otobiografi, seperti buku yang sekarang sedang saya cari ini : "Mengalir Meniti Ombak: Memoar Kritis Tiga Kekalahan", sebuah karya dari Indra J. Piliang. Jadi Ayo Menulis !!

Salam Hangat Putra Sawerigading

Sabtu, 11 September 2010

MEREKA MENJAUH



Bismillahirrahmanirrahim

Pernahkah anda merasa dijauhi oleh orang lain ? tanpa mengetahui sebab yang pasti mengapa anda dijauhi, ataukah itu hanya perasaan anda saja, sebab sebenarnya mereka tidak menjauhi anda, hanya mungkin karena anda terlalu sibuk dengan dunia anda sendiri sampai-sampai anda tidak pernah peduli kalau ada orang-orang yang sekedar ingin tahu bagaimana kabar anda, apa yang sedang anda kerjakan, sekedar basa-basi tapi mengandung arti bagi mereka.

Dan ketika anda baru menyadari keberadaan mereka, mereka-mereka sudah tidak peduli dengan anda, jangankan untuk mengetahui kabar anda, sekedar untuk mengangkat panggilan telepon dari anda pun TIDAK,membalas SMS yang anda kirim juga TIDAK, membalas komentar-komentar anda di FB pun TIDAK, atau bahkan sekedar mengucapkan Selamat Ulang Tahun pun mereka TIDAK LAKUKAN, dan ketika itu terjadi anda baru bertanya-tanya ada apa dengan mereka semua, kenapa mereka menjauhi anda ?

Kenapa semua orang --mereka-mereka-- seolah tidak peduli dengan anda, dengan keberadaan anda di sekitar mereka, padahal selama ini anda merasa tidak pernah berbuat kesalahan apapun pada mereka, tapi kenapa jadinya bisa begini, semua yang anda lakukan seolah tidak berarti apa-apa di hadapan mereka, ya anda hanya dianggap sebagai angin lalu di hadapan mereka, tidak berarti dan tidak pernah ada. Rasanya saat itu hidup anda sudah tidak ada artinya lagi, sebab mereka yang dulunya anda kenal dengan sangat baik dan dekat, "seolah" sudah berubah jadi orang yang baru yang tidak mengenali anda.

Lalu seketika itu juga anda berpikir bahwa : Kalian semua SOMBONG !!! tanpa berpikir dan menginstropeksi diri kenapa ini bisa terjadi pada anda ? anda justru dengan angkuhnya mengambil langkah yang jauh lebih EKSTRIM dari apa yang mereka lakukan, anda pun seolah-olah MENGHAPUS mereka dari daftar orang yang anda kenal, berusaha menghapus mereka dari memori HP dan memori otak anda, bertingkah laku seperti tidak ada apa-apa yang terjadi dan yang lebih parahnya lagi seolah tidak pernah kenal dengan Mereka !!! tapi apa yang terjadi ?? anda tidak bisa melakukannya ini, apa yang ada dalam memori HP anda mungkin bisa hilang dengan sekejap, tapi apa yang tertinggal di dalam Memori otak anda tidak bisa menghilang begitu saja, semua kenangan indah atau pahit sekalipun, semuanya seolah-olah telah tertanam secara paten di memori otak anda, tidak bisa terhapus !!!

Padahal jika anda bisa berpikir lebih jernih anda tentunya dapat lebih tahu dan berpikir ke belakang, kenapa ini bisa terjadi ??? mungkin karena itu tadi "anda terlalu sibuk dengan dunia anda" sampai-sampai komunikasi yang dulunya terjalin baik anda abaikan, jangankan untuk bertanya menanyakan kabar mereka, untuk menjawab telepon dan membalas SMS mereka pun anda tidak sempat-kan, saking terlarutnya anda dalam dunia baru anda.

Dan ketika sekarang ini terjadi, anda baru bisa menyesali apa yang anda lakukan, ketika semuanya sudah terlambat, ketika mereka sudah benar-benar menghilang dari hidup anda, mereka semua sudah terhapus dari hidup anda secara otomatis tanpa perlu di-delete lagi, semuanya pergi meninggalkan anda, dan memulai hidup baru dan menutup lembar kehidupan yang lalu.

Kalau sudah begini yang paling baik untuk dilakukan ?


Salam Hangat Putra Sawerigading

Kamis, 09 September 2010

ALHAMDULILLAH


Bismillahirrahmanirrahim

Akhirnya hari itu telah tiba, hari ketika bulan Ramadhan yang kita sambut kedatangannya dengan sukaria, dia akhirnya harus pergi juga meninggalkan kita, rasanya sangat sedih sekali perjumpaan kita yang terasa belum lama ini begitu cepat berlalu, hari ini merupakan hari terakhir kita berpuasa sebelum besok kita menyambut fajar 1 Syawal, hari dimana kita semua "kembali" Fitri, Amin. Entahlah apakah kita dan bulan Ramadhan dipertemukan oleh Allah SWT lagi tahun depan, kita tentunya masih berharap untuk dipertemukan, tapi Allah SWT yang mengatur segalanya, kita hanya bisa berharap, berdo'a dan berusaha, DIA yang menentukan segalanya.

Kemarin hasrat saya yang selama bulan puasa ini, mendesak untuk segera diwujudkan, lagi pula ini sudah hari terakhir, kalau bukan sekarang kapan lagi ? hasrat untuk melaksanakan tarwih di Masjid Raya.., maklumlah setelah 2 tahun tinggal di kota ini belum sekalipun saya menginjakkan kaki di Masjid terbesar di kota Bandung ini. Akhirnya kemarin saya sudah membulatkan tekad untuk melaksanakan tarwih di Masjid ini, sekaligus untuk memuaskan hasrat saya yang sudah saya canangkan dalam hati sejak hari pertama puasa, namun karena sesuatu dan lain hal baru bisa diwujudkan sekarang.

Akhirnya dengan di iringi hujan rintik-rintik bersama dengan dua orang teman, saya pun berangkat kesana dengan menggunakan transportasi yang kalau orang Makassar bilang Pete-Pete alias Angkot, perjalanan menuju ke alun-alun dari tempat saya membutuhkan waktu yang cukup lama belum lagi ditambah dengan kemacetan dan jalur Pete-Pete yang mutar sana-sini serta kebiasaan ngetem yang rajin dipelihara para sopir Pete-Pete, alhasil tiba di alun-alun baru pukul setengah 6 padahal berangkatnya dari pukul setengah 5, tapi tak apalah yang penting satu hasrat saya sudah terpenuhi menginjakkan kaki di masjid ini, tinggal satu lagi.. shalat tarwih di masjid ini.


Jam telah menunjukkan pukul setengah 7, setelah shalat maghrib. Kami akhirnya memutuskan untuk mencari makanan pengganjal perut sebelum masuk kembali untuk shalat Isya, setelah tengok sana tengok sini saya akhirnya memutuskan untuk makan di warung yang menjual Ayam Goreng Pecel, warung yang menurut saya pas dengan kantong-kantong mahasiswa Kere seperti kami ini. TERNYATA dugaan saya SALAH setelah makan dan akan membayar, kami semua terheran-heran karena harga yang diberikan sangat jauh dari harapan, beda dengan harga di warung pecel tempat kami biasa makan di kawasan Dago, harganya Very Very Expensive, yah mau di apakan lagi sudah terlanjur masuk perut. :(

Ada yang menarik dari apa yang disampaikan oleh pengurus DKM di Masjid Raya tadi malam berkenaan dengan tidak adanya orang yang akan menyampaikan Tauziah Ramadhan, bahwasanya Sang Kiai *saya lupa namanya* tidak dapat hadir dikarenakan kesulitan menemukan lahan parkir di sekitar area Masjid ini, Loh Kok Bisa ??? masih kata si pengurus Masjid lagi ini dikarenakan banyaknya pedagang yang berdagang di sekitar area Masjid sehingga orang kesulitan menemukan tempat parkir, memang sih kalau dilihat kesan Masjid yang megah ini langsung hilang begitu melihat kesemrawutan pedagang yang ada di sekitarnya, bahkan pedagang-pedagang tersebut sampai menjajakan dagangannya ke teras bagian dalam Masjid, saya sendiri jadi bertanya-tanya ini Masjid atau Pasar Malam ??? :)

Satu lagi yang disampaikan yang menurut saya menarik, Masjid Raya Kota Bandung selama bulan ramadhan menyelenggarakan program ta'jil gratis, oleh karena itu setiap waktu berbuka puasa pengurus masjid menyediakan sekitar 1000-an *kalau tidak salah* ta'jil, nah yang menarik katanya ketika waktu shalat maghrib tiba yang mengisi saf untuk shalat berjamaah tidak sampai setengah dari jumlah ta'jil yang dibagikan.., terus yang udah buka pada kemana yah ? langsung kaburkah atau ini teman kita yang non-muslim, Entahlah.

Intinya tadi malam saya sudah berhasil memenuhi hasrat saya, dan rasanya pastinya sangat senang, mudah-mudahan tahun depan saya dan teman-teman semua masih dipertemukan dengan bulan yang penuh dengan ampunan ini, terkahir saya mengucapkan :



sumber gambar : komikitumenyenangkan.blogspot.com

kalau selama ini ada kata-kata yang salah baik secara lisan maupun tulisan, sengaja ataupun tidak sengaja, mohon dimaafkan yah.., :D


Salam Hangat Putra Sawerigading

Rabu, 01 September 2010

RAHASIA PISANG IJO


sumber gambar : espisangijo.com


Bismillahirrahmanirrahim

Setelah sebulan lebih tidak menulis di blog kesayangan saya ini, tepatnya sekitar 1 bulan 17 hari 3 jam 45 menit 21 detik, saya akhirnya memutuskan untuk menulis kembali, soalnya saya kasihan melihat blog saya yang rasanya sudah hampir kolaps.

Bukan tanpa alasan sih saya tidak menulis tapi keadaan yang memaksa, memaksa saya untuk bermalas-malasan, akhirnya hari ini saya bulatkan tekad untuk menulis kembali, walaupun tulisannya agak tidak jelas begini soalnya otak saya lagi blank dan tidak punya inspirasi untuk dituliskan ditambah lagi perut yang sudah keroncongan, untung saja anak-anak SMA di depan saya ini bisa memberi sedikit kesegaran di dalam otak.

Karena ini merupakan tulisan pembukaan setelah lama tertidur, jadinya tulisan ini tidak punya tema apa-apa, atau sesuatu hal khusus yang akan dibahas. Ini hanya berisi apa yang sedang saya pikirkan sekarang dan The Answer Is : "Pisang Ijo". Kenapa saya memikirkan Pisang Ijo, karena ini bulan Ramadhan yang identik dengan Pisang Ijo, apalagi selama bulan Ramadhan tahun ini, belum sekali pun saya makan yang namanya Pisang Ijo. Bukannya tidak mau, tapi Pisang Ijo disini rasanya "aneh" tidak sama dengan Pisang Ijo "Original" Aseli Sulawesi Selatan !

Mungkin teman-teman semua sudah pernah mencoba makan Pisang Ijo, tapi ada berapa dari anda yang pernah mencoba makan Pisang Ijo yang "Original" Sulawesi Selatan (Makassar) ? Ayo yang sudah coba acungkan KAKI ke atas.

Kita mungkin dengan mudah akan mendapatkan outlet-outlet penjual pisang ijo saat ini, ada "Ala'din" atau "Justmine" yang menawarkan Pisang Ijo dengan berbagai rasa. Akan tetapi tidak ada satupun "Maaf" yang bisa memberikan saya rasa yang benar-benar Pisang Ijo ! Semuanya sudah merupakan rasa Pisang Ijo yang sudah dimodifikasi dan tidak memberi saya kesan yang "gimana gitu" ketika menyantapnya.

Sebenarnya sih untuk pisangnya sendiri tidak ada masalah, rasanya hampir sama begitu tapi ada satu hal yang membuat Pisang Ijo aseli Makassar lebih berasa di lidah saya dibanding dengan Pisang-Pisang Ijo lainnya. Apa Itu ?


Sebenarnya sih rahasianya cuman satu yaitu SIRUP D.H.T ! Sirup yang "sepertinya" hanya dijual di daerah Sulawesi Selatan dan Sekitarnya ini menjadi satu ciri khas Pisang Ijo yang tak akan tergantikan. Mungkin karena rasanya yang sama-sama pisang jadi klop gitu. Anda yang penasaran bagaimana bentuk sirup D.H.T ini saya kasih gambar deh, ini dia si sirup termasyhur D.H.T :




Tapi jangan tanya saya, soal kepanjangan dari sirup D.H.T ini soalnya saya juga tidak tahu, dari dulu cuma tahu namanya sirup D.H.T. Jadi buat teman-teman yang mau mencoba membuat Pisang Ijo yang original, silahkan terlebih dahulu memesan sirup yang satu ini dari rekan-rekan atau keluarga anda yang berdomisili di Sulawesi Selatan.

Sekian dulu tulisan dari saya semoga bisa memberi manfaat atau inspirasi bagi teman-teman semua, kurang dan lebihnya mohon dimaafkan karena jika ada kata-kata yang benar itu datangnya dari Allah SWT dan jika ada yang salah itu datangnya dari diri saya pribadi. Wassalamualaikum Wr Wb. (Penceramah Mode : On) 

Salam Hangat Putra Sawerigading